Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
Olahraga
20 jam yang lalu
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
2
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
17 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
3
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
18 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
4
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
17 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Menpora Komunikasi dengan Kapolri Tentang Kompetisi

Menpora Komunikasi dengan Kapolri Tentang Kompetisi
Rabu, 03 Februari 2021 20:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora, Zainudin Amali telah melakukan komunikasi singkat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Hal itu dilakukan Menpora usai keduanya mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP) terkait penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan, Rabu (3/2/2021) pagi.

Menurut Zainudin Amali, dirinya sudah mengkomunikasikan secara singkat terkait kegiatan sepakbola di tanah air termasuk kompetisi, selanjutnya dalam waktu satu-dua hari ini akan dilakukan lagi komunikasi secara detail. “Di Istana saya sudah ketemu dengan Kapolri. Satu-dua hari saya segera koordinasi secara detail," katanya.

Dijelaskan Amali, Kapolri menyambut baik tentunya sepanjang itu tidak menimbulkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19. "Itu catatan yang paling penting. Saya terus berusaha, dan menyampaikan perencanaan dari teman-teman cabor,” kata Amali dalam webinar SIWO PWI Pusat dari Kantor Kemenpora.

Ads

Menpora juga mengatakan Pandemi Covid-19 memang sangat berdampak pada dunia olahraga. Kompetisi terpaksa harus ditunda, bahkan ditiadakan. Tak hanya atlet maupun pelatih, dampak ekonomi juga dirasakan oleh para pedagang hingga juru parkir ketika kompetisi tidak bergulir. Sebagai contoh, ketika ada pertandingan sepak bola yang berlangsung di stadion.

“Memang pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh pada kegiatan olahraga kita, baik yang dilangsungkan kompetisi maupun yang menyelenggarakan pelatnas ataupun olahraga masyarakat. Kita masih ingat, diawal tentunya Car Free Day bahkan sampai dihentikan,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan saat membuka kompetisi Liga 2 di Balikpapan, Kalimantan Timur 2020 lalu. Laga perdana saat itu mempertemukan tim tuan rumah Persiba Balikpapan menjamu Kalteng Putra. “Saya ingat betul ada kejadian Liga 2. Jam 19.00 saya membuka mulainya Liga 2 di Balikpapan. Tapi kemudian saya harus rapat mendadak dengan Ketua Umum PSSI. Sekitar pukul 22.00 diputuskan stop liga,” terang Menpora RI.

Selama pandemi Covid-19 ini, pemerintah tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, juga berkoordinasi dengan DPR RI dan stakeholder lainnya. Berkaitan kompetisi olahraga, Menpora RI terus membantu federasi untuk menjalin komunikasi dengan pihak Polri.

“Kita berkoordinasi dengan pihak Polri, karena izin keramaian ada dipihak kepolisian. Kita memaklumi karena Polri punya tugas yang berat dalam menangani pandemi. Selain itu juga kita koordinasi dengan tim Satgas. Pemerintah tak diam, kita terus imbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengapresiasi usaha Zainudin Amali yang terus berupaya menghidupkan kembali perhelatan olahraga. Menurutnya, olahraga menjadi sangat penting ditengah pandemi Covid-19.

“Saya lihat sudah ada titik terangnya, Pak Menpora sudah ingin menghidupkan perhelatan olahraga. Era pandemi ini, olahraga justru menjadi penting untuk meningkatkan imun. Vaksin juga menjadi penting ya, oleh karena itu saya kira ini momentum yang tepat,” katanya. ***

wwwwww