Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Voli

Belum Dieksekusi di DKI, Semacam 'Lockdown' Akhir Pekan jadi Gerakan di Jateng

Belum Dieksekusi di DKI, Semacam Lockdown Akhir Pekan jadi Gerakan di Jateng
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dalam video Instagram berisi ajakan diam di rumah selama akhir pekan. (gambar: tangkapan layar)
Jum'at, 05 Februari 2021 14:59 WIB
JAKARTA - Gubernur Jateng (Jawa Tengah), Ganjar Pranowo menggerakkan warganya untuk tak keluar rumah selama dua hari, Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021).

"Hanya dua hari, ya dua hari, tanggal 6 dan 7 Februari, saya meminta panjenengan (anda, red) semua untuk di rumah saja," kata Ganjar dalam sebuah video di media sosial, seperti dilihat GoNews.co, Jumat (5/2/2021).

"Tidak ada yang keluar di jalan. Jangan bepergian! Jangan liburan! Apalagi membuat kerumunan," jelas Ganjar.

Ganjar memastikan bahwa 2 hari di rumah yang Ia maksud itu, bukanlah sebuah kebijakan Pemprov (pemerintah provinsi) Jateng, melainkan sebuah gerakan kesadaran bersama warga Jateng yang tidak ada konsekuensi sanksi bagi warga yang melanggar.

"Saya tidak memaksa, pun tidak sanksi dan denda. Ini sebuah gerakan untuk mengetuk kesadaran bersama. Semacam hening cipta yang agak lama, sebagai wujud empati dan hormat kita pada pada para pahlawan Covid-19 yang gugur mendahului kita," kata Ganjar.

Apa yang disampaikan Ganjar mengenai 2 hari di akhir pekan untuk berdiam di rumah dan tidak bepergian itu, sekilas mirip dengan wacana lockdown akhir pekan.

Pantauan GoNews.co, video tersebut diunggah pada Kamis (4/2/2021), dan telah ditonton lebih dari 317 ribu kali. Kamis yang sama, Wagub (Wakil Gubernur) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga bicara terpantau bicara mengenai lockdown akhir pekan.

Dalam lansiran tempo.co, Riza menyatakan, wacana lockdown akhir pekan merupakan usulan pribadi Anggota Komisi IX Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Saleh P. Daulay. Dan posisi Pemprov DKI, masih mendorong kajian dan menunggu sikap pemerintah pusat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Lingkungan, SEA Games, Badminton, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww