Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Kriminal

Aria Bima: Saya Tidak Anti Revisi UU

Aria Bima: Saya Tidak Anti Revisi UU
Anggota Fraksi PDIP DPR RI, Aria Bima dalam Rapat Paripurna ke-13 penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (10/2/2021). (gambar: tangkapan layar)
Rabu, 10 Februari 2021 17:00 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi PDIP (Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan) DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Aria Bima menyatakan dirinya tidak anti dalam hal merevisi suatu (UU) Undang-Undang. Tapi, dampak terhadap citra kelembagaan DPR juga patut ditimbang ketika revisi dilakukan terkait dengan muatan pengaturan sebuah UU yang bahkan belum pernah dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Aria dalam Rapat Paripurna ke-13 penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (10/2/2021). Pernyataannya, terkait dengan RUU Pemilu (Rancangan UU Pemilihan Umum).

Kata Aria, sebagaimana dikutip GoNews.co dari siaran langsung TV Parlemen, "Mungkin kita revisi jika nanti untuk pelaksanaan 2024 itu mengalami kendala,".

Posisi RUU tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dari meja pimpinan paripurna, "masih butuh berbagai masukan,".

Kaitannya dengan Prolegnas (Program Legislasi Nasional) 2021-dimana RUU Pemilu masuk dalam daftar RUU Prolegnas 2021 yang ditetapkan Baleg DPR RI-pembahasannya akan dilanjutkan di masa sidang IV tahun 2021.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww