Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
2 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Voli

Hampir 500.000 Penduduk Berpindah Domisili di Awal Tahun 2021

Hampir 500.000 Penduduk Berpindah Domisili di Awal Tahun 2021
Ilustrasi migrasi penduduk. (foto: ist. via republika)
Senin, 15 Februari 2021 19:33 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), Zudan Arif Fakrulloh menyebut, ratusan ribu penduduk tercatat melakukan perpindahan domisili di bulan Januari 2021.

"Berdasarkan data yang bersumber dari SKPWNI (Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia), terdapat 498.213 penduduk yang berpindah di sepanjang Januari 2021, dimana 303.822 diantaranya melakukan pindah keluar, dan sisanya pindah datang," kata Zudan dalam Rapat Evaluasi Pelayanan Bulan Januari 2021 dengan seluruh Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota, Senin (15/02/2021) pagi.

Mengutip pernyataan Zudan pada GoNews.co sebelumnya, lebih dari 10.000 penduduk Indonesia melakukan kepindahan lintas kota/kabupaten. Jumlah tersebut merupakan jumlah rerata per hari.

Dalam rapat evaluasi pelayanan Dukcapil yang berlangsung virtual, Senin itu, Zudan mengatakan, teknologi SIAK (sistem informasi administarsi kependudukan) yang ada saat ini telah memungkinkan adanya rekapitulasi data kependudukan, karenanya tercatat juga adanya 16.449 peristiwa penting perkawinan dan 522 peristiwa penting perceraian, yang datanya bersumber pada penerbitan Akta Perkawinan dan Akta Perceraian.

Sadar akan potensi penyelenggaraan dan pelaksanaan administrasi kependudukan yang dikomandoinya, Zudan mengimbau agar seluruh jajarannya, baik di pusat maupun di daerah, untuk terus bekerja keras memberikan pelayanan yang maksimal.

Sebab, menurutnya, setiap pelayanan yang dilakukan tidaklah sia-sia karena berkontribusi pada pemutakhiran data kependudukan secara agregat.

"Kita sadar akan potensi kita. Oleh karena itu, mari terus berbenah mendorong terwujdunya Big Data Kependudukan yang pemanfaatannya akan membahagiakan masyarakat," pungkas Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww