Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Dikabarkan Meninggal Dunia
Peristiwa
8 jam yang lalu
Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Dikabarkan Meninggal Dunia
2
Deretan Artis, Politisi dan Wartawan yang Jualan Kopi hingga Barista Indonesia yang Meracik Kopi di Luar Negeri
Umum
22 jam yang lalu
Deretan Artis, Politisi dan Wartawan yang Jualan Kopi hingga Barista Indonesia yang Meracik Kopi di Luar Negeri
3
Jadi Presiden KMLI, Atta Halilintar: Terima Kasih Babeh Bamsoet
Umum
24 jam yang lalu
Jadi Presiden KMLI, Atta Halilintar: Terima Kasih Babeh Bamsoet
4
Rachmad Darmawan Sudah Pimpin Latihan Madura United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Rachmad Darmawan Sudah Pimpin Latihan Madura United FC
5
Dua Pemain Persija Cerita Soal Vaksin Covid 19
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Pemain Persija Cerita Soal Vaksin Covid 19
6
Hadapi Piala Menpora 2021, Persija Latihan Perdana di Sawangan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hadapi Piala Menpora 2021, Persija Latihan Perdana di Sawangan
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Hampir 500.000 Penduduk Berpindah Domisili di Awal Tahun 2021

Hampir 500.000 Penduduk Berpindah Domisili di Awal Tahun 2021
Ilustrasi migrasi penduduk. (foto: ist. via republika)
Senin, 15 Februari 2021 19:33 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), Zudan Arif Fakrulloh menyebut, ratusan ribu penduduk tercatat melakukan perpindahan domisili di bulan Januari 2021.

"Berdasarkan data yang bersumber dari SKPWNI (Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia), terdapat 498.213 penduduk yang berpindah di sepanjang Januari 2021, dimana 303.822 diantaranya melakukan pindah keluar, dan sisanya pindah datang," kata Zudan dalam Rapat Evaluasi Pelayanan Bulan Januari 2021 dengan seluruh Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota, Senin (15/02/2021) pagi.

Mengutip pernyataan Zudan pada GoNews.co sebelumnya, lebih dari 10.000 penduduk Indonesia melakukan kepindahan lintas kota/kabupaten. Jumlah tersebut merupakan jumlah rerata per hari.

Ads

Dalam rapat evaluasi pelayanan Dukcapil yang berlangsung virtual, Senin itu, Zudan mengatakan, teknologi SIAK (sistem informasi administarsi kependudukan) yang ada saat ini telah memungkinkan adanya rekapitulasi data kependudukan, karenanya tercatat juga adanya 16.449 peristiwa penting perkawinan dan 522 peristiwa penting perceraian, yang datanya bersumber pada penerbitan Akta Perkawinan dan Akta Perceraian.

Sadar akan potensi penyelenggaraan dan pelaksanaan administrasi kependudukan yang dikomandoinya, Zudan mengimbau agar seluruh jajarannya, baik di pusat maupun di daerah, untuk terus bekerja keras memberikan pelayanan yang maksimal.

Sebab, menurutnya, setiap pelayanan yang dilakukan tidaklah sia-sia karena berkontribusi pada pemutakhiran data kependudukan secara agregat.

"Kita sadar akan potensi kita. Oleh karena itu, mari terus berbenah mendorong terwujdunya Big Data Kependudukan yang pemanfaatannya akan membahagiakan masyarakat," pungkas Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pemerintahan, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww