Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?
Politik
23 jam yang lalu
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?
2
Lawan Uji Coba Timnas Indonesia Alami Perubahan
Sepakbola
15 jam yang lalu
Lawan Uji Coba Timnas Indonesia Alami Perubahan
3
Penjarakan Nasabah Gara-gara Salah Transfer Rp51 Juta, Begini Penjelasan BCA
Hukum
23 jam yang lalu
Penjarakan Nasabah Gara-gara Salah Transfer Rp51 Juta, Begini Penjelasan BCA
4
Wapres: Vaksin Itu Penting Bagi Atlet
Olahraga
23 jam yang lalu
Wapres: Vaksin Itu Penting Bagi Atlet
5
Perjalanan Witjaksono, Anak Buruh Pabrik yang Raup Triliunan dari Jualan Ikan
Ekonomi
24 jam yang lalu
Perjalanan Witjaksono, Anak Buruh Pabrik yang Raup Triliunan dari Jualan Ikan
Home  /  Berita  /  Olahraga

Setelah Sepakbola, IBL Berharap Izin Polri

Setelah Sepakbola, IBL Berharap Izin Polri
Direktur Utama IBL, Junas Mardiarsyah.
Jum'at, 19 Februari 2021 20:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Direktur Utama Indonesia Basketball League (IBL), Junas Mardiarsyah menyambut gembira dengan kesediaan Polri mendukung pelaksanaan kompetisi olahraga. Setelah mengeluarkan surat izin keramaian Turnamen Pramusim Piala Menpora yang digelar 20  Maret hingga 25 April 2021, dia berharap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersedia menandatangani surat izin keramaian untuk IBL yang direncanakan dimulai Maret 2021 mendatang.

"Kami menyambut gembira dukungan Polri terhadap pelaksanaan kompetisi olahraga.  Dan, kami berharap pak Kapolri segera memberikan izin keramaian untuk IBL yang sudah lama dinantikan setelah sepakbola," kata Junas Mardiarsyah yang dihubungi Jumat (19/2/2021). 

Seperti diberitakan sebelumnya, IBL musim 2020 secara resmi dibatalkan. Saat ini, kata Junas Miradiarsyah, pihaknya sudah melakukan persiapan IBL musim 2021. 

Ads

Mengingat kondisi pandemi Covid 19 yang masih melanda, jelas Junas, IBL sendiri selama persiapan lanjutan liga, sudah membuat beberapa skenario tentang protokol kesehatan (prokes). Bahkan, katanya, sudah dilakukan simulasi.

"Prinsipnya kami akan mentatati aturan yang disepakati terutama masalah prokes  dan juga pertandingan tanpa kehadiran penonton. Dan, kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Kemenpora," katanya. 

Menurut Junas, pihaknya dan klub-klub juga berencana mengadakan rapat lagi.  Selain membahas masalah prokes, juga hal-hal bersifat teknis, seperti peringkat klub dalam Draft IBL dan pengumuman gelar individu. IBL sudah menyiapkan semua skenarionya, namun belum dibahas secara detail dengan klub.  ***

wwwwww