Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

Gawat Nih... Usai Vaksin di GBK, News Anchor JawaposTV Dilarikan ke IGD

Gawat Nih... Usai Vaksin di GBK, News Anchor JawaposTV Dilarikan ke IGD
News Anchor JawaposTV, Dean Cahyani, saat mendapat perawatan medis. (Foto: Dok Pribadi)
Jum'at, 26 Februari 2021 14:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - News Anchor JawaposTV, Dean Cahyani harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darirat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan usai menjalani vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno (GBK) pada, Kamis (25/2) kemarin.

Kepada awak media, Dean menjelaskan, bahwa usai menjalani vaksin, dirinya merasa mual dan pusing dan diikuti dengan pembengkakan pada kedua mata dan bibirnya.

"Jadi tadi setelah vaksin, saya langsung ke kantor buat siaran. Pas mau mulai, saya langsung merasa mual dan pusing. Semua pada panik, karena mata dan bibir alami bengkak, kemungkinan alergi," ujarnya, Jumat (26/2/2021).

Tak sampai disitu, Dean juga mengakui efek lain yang dialaminya adalah gangguan penglihatan. Dia tidak bisa melihat karena pembengkakan di kedua matanya itu. “Saya gak bisa melihat, kalau mau kirim pesan harus dekatin handpone,” akuinya.

Sebelumnya, Dean Cahyani dibawa ke Puskesmas Kebayoran Lama untuk mendapat penanganan darurat. Tetapi, sesampainya di Puskesmas Kebayoran Lama, pihak Puskesmas kembali merujuknya ke RSUD Kebayoran Lama.

Pihak RSUD Kebayoran Lama juga kabarnya akan merujuk Dean ke Rumah Sakit lainnya, karena tidak ada ruang inap bagi pasien yang harus menjalani rawat inap. Hingga berita ini diturunkan, Dean Cahyani masih berada di Ruang IGD RSUD Kebayoran Lama dan akan dirujuk kembali ke RS Fatmawati.***

wwwwww