Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
6 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
22 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
22 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
22 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
5
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
6 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
6
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Home  /  Berita  /  Olahraga

Nasib Lifter Deni, Menpora Serahkan PB PABSI

Nasib Lifter Deni, Menpora Serahkan PB PABSI
Menpora, Zainudin Amali. (Dok: Kemenpora.go.id)
Senin, 01 Maret 2021 21:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora, Zainudin Amali menyerahkan sepenuhnya permasalahan lifter angkat besi, Deni yang ingin tampil di Olimpiade Tokyo 2021 kepada Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI).

"Semua keputusan tentang atlet kita serahkan kepada pimpinan cabang olahraga," kata Zainudin Amali saat menjawab pertanyaan GoNews. co tentang nasib lifter Deni melalui WhatsApp, Senin (1/3/2021).

Menurut Amali, pihaknya sudah mendapat laporan tentang masalah indisipliner lifter Deni yang dikeluarkan dari pelatnas Olimpiade. 'Data yang masuk kepada kami menyangkut prilaku yang indisipliner. Tentunya, pemerintah harus bisa memperhatikan keputusan cabor karena cabor yang mengetahui para atlet itu dalam kesehariannya," katanya.

"Yang kita harapkan selain berprestasi seorang atlet harus disiplin dan berprilaku baik, apalagi bagi para atlet senior yang wajib menjadi teladan buat para juniornya," tambah Amali.

Sebelumnya, Deni mengaku penyebab dirinya dicoret dari daftar lifter pelatnas Olimpiade Tokyo 2021 karenai membawa istri ke pelatnas dan tidak tinggal di mess pelatnas Jl Kwini Jakarta Pusat.

"Ya, saya memang salah membawa istri ke tempat mess pelatnas. Tapi, saya juga punya alasan karena istri saya yang lebih paham dengan kebutuhan makanan yang saya harus konsumsi. Tidak ada niat lain," katanya.

Setelah ada teguran itu, kata Deny, dirinya dan istri pindah ke salah satu apartemen di wilayah Sudirman. Dan, dia tetap menjalani program latihan untuk pelatnas Olimpiade.

"Saya memang tidak berada di mess tetapi saya tetap hadir tepat waktu saat latihan pelatnas. Ya, semuanya sudah terjadi tetapi saya sempat berjanji ingin memperbaiki semuanya jika tetap bisa bergabung dengan pelatnas Olimpiade," tambahnya.

Deni berharap rekomendasi dari Ketua Umum PB PABSI, Rosan P Roeslani dan kerendahan hati Menpora, Zainudin Amali agar dirinya diberikan kesempatan untuk tampil di Olimpiade. Apalagi, dia menduduki peringkat ke-7 dunia di kelas 67kg dan berpeluang meraih tiket ke Olimpiade Tokyo 2021. 

"Terus terang, saya sangat berharap bisa tampil untuk yang ketiga kalinya di Oliompiade Tokyo 2021. Dan, saya hanya bisa berharap adanya kerendahan hati dari pak Rosan, pak Okto dan pak Zainudin Amali untuk memberikan kesempatan saya membela Kontingen Merah Putih di Tokyo nanti," imbuhnya. ***

wwwwww