Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
22 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
22 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
22 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Hukum

Imam Masjid di Pasuruan Dibacok Saat Berangkat Salat Subuh, Apakah Pelaku Orang Gila Lagi?

Imam Masjid di Pasuruan Dibacok Saat Berangkat Salat Subuh, Apakah Pelaku Orang Gila Lagi?
Korban pembacokan saat dirawat di rumah sakit. (Foto: Detik.com)
Selasa, 02 Maret 2021 15:53 WIB
PASURUAN - Abdus Sakur (60), imam masjid asal Desa Pohgading, Pasrepan, Pasuruan, dibacok saat hendak salat subuh. Korban terluka parah.

"Korban dibacok saat berangkat ke masjid," kata Waka Polsek Pasrepan Iptu Kuncoro, Selasa (2/3/2021).

Informasi yang dihimpun dari aparat desa, pembacokan terjadi saat korban berjalan ke masjid yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Tiba-tiba dari belakang seseorang dengan membawa pedang mendekatinya. Pelaku yang mengenakan penutup kepala menyabetkan pedang beberapa kali ke korban.

Korban yang mendapat serangan tiba-tiba tak berdaya. Ia hanya menangkis bacokan dengan tangan sambil berteriak meminta tolong warga.

Saat warga datang, pelaku sudah kabur. Korban menderita luka di beberapa bagian tubuhnya. Antara lain punggung, kepala belakang dan bahu. Dua jari tangannya juga hampir putus. Korban langsung dilarikan ke RSUD Soedarsono.


Menurut Kuncoro beberapa orang diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kasus pembacokan ini. Korban sudah dipulangkan dari rumah sakit tapi belum bisa dimintai keterangan karena belum pulih.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Korban belum bisa dimintai keterangan," ungkap Kuncoro.

Dalam bebrapa kejadian penusukan, pembacokan terhadap ulama maupun imam masjid, selama ini dikabarkan pelakunya adalah orang gila atau gangguan jiwa. Tercatat beberapa kasus penusukan seperti yang terjadi di Riau, Palembang, Jawa Barat, pelakunya dikalaim sebagai orang gila. Lalu apakah kejadian di Pasuruan juga dilakukan oleh rang yang mengidap gangguan jiwa? 

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin meminta agar polisi tidak mudah percaya dengan alasan gila terkait aksi pelaku kekerasan terhadap sejumlah ulama, kyai maupun ustaz.

Dia khawatir jika keterangan itu diambil mentah-mentah oleh polisi, penyelidikan dalam kasus penusukan terhadap ulama ini akan dihentikan.

"Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan," kata Din.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com dan GoNews.co
Kategori:Jawa Timur, Hukum, Peristiwa
wwwwww