Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
9 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
Home  /  Berita  /  Olympic

Gunung Sinabung Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 5 Km

Gunung Sinabung Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 5 Km
Gunung Sinabung kembali erupsi. (Foto: Istimewa)
Selasa, 02 Maret 2021 15:50 WIB
MEDAN - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terus menunjukan aktivitas erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik dan awan panas sejauh 2.000 meter, Selasa pagi, 2 Maret 2021, sekitar pukul 06.42 WIB.

Kemudian, erupsi kedua terjadi pada pukul 07.11 WIB. Dengan meluncurkan awan panas sejauh 3.000 meter. Kemudian, yang ketiga erupsi terjadi pada pukul 08.20 WIB. "Dengan tinggi kolam abu setinggi 5 kilometer dan untuk jarak luncur awan panas 5 kilometer," kata Petugas Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra.

Armen menjelaskan awan panas berembus dengan angin mengarah ke timur dan tenggara. Dengan kondisi cuaca cerah, namun puncak Gunung Sinabung tertutup. "Awan panas mengarah ke arah timur dan tenggara dengan arah angin masih mengarah ke barat-barat daya," ujar Armen.

Armen mengungkapkan saat ini Gunung Sinabung masih terjadi guguran awan panas. Untuk guguran awan panas ini tercatat dengan amplitudo 120 mm dengan durasi gempa selama 229 detik.

"Sampai saat ini, guguran-guguran dan awan panas masih terjadi. Untuk potensi ke depannya masih tinggi terjadi awan panas dan letusan. Sedangkan, puncak gunung saat ini masih tertutup," tutur Armen.

Armen menyampaikan saat ini Gunung Sinabung masih berada pada status level III atau siaga. Ia mengimbau kepada wisatawan sedang berwisata pada liburan tahu baru Imlek 2021 di Kabupaten Karo untuk selalu waspada.

"Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara," kata Armen.

Jika terjadi hujan abu, Armen juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," kata Armen.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Viva.co.id
Kategori:PON, Olympic, Sumatera Utara
wwwwww