Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kepala Daerah yang Baru Dilantik harus Bikin Terobosan Kebijakan Ekonomi

Kepala Daerah yang Baru Dilantik harus Bikin Terobosan Kebijakan Ekonomi
Ilustrasi uang. (Foto: Internet)
Selasa, 02 Maret 2021 15:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah terpukul oleh pandemi, sektor ekonomi di daerah diharapkan bisa kembali bangkit. Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta para kepala daerah, terutama yang baru dilantik, menghadirkan inovasi kebijakan di sektor ekonomi agar proses pemulihan lebih cepat.

Menurut LaNyalla, pandemi Covid-19 yang sangat luar biasa telah membuat perekonomian terganggu. "Kondisi luar biasa ini tentu tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Butuh cara-cara luar biasa agar perekonomian bisa segera dipulihkan. Juga dibutuhkan SDM berkualitas," tegasnya, Selasa (2/3/2021).

Dengan alasan itu, Ia mendorong para kepala daerah untuk melakukan inovasi-inovasi dan kreasi dalam membuat terobosan kebijakan ekonomi di tengah situasi keterbatasan APBD.

"Sebab, masih sedikit kepala daerah yang melakukan terobosan-terobosan inovatif. Padahal, dalam situasi seperti ini, kita butuh gebrakan. Inilah tantangan yang harus dihadapi," katanya.

Oleh karena itu, Senator asal Jawa Timur itu menilai pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat, diharapkan bisa membawa sesuatu yang baru, khususnya mengenai kebijakan dan strategi. "Hal ini dibutuhkan karena kepala daerah yang mengetahui keadaan riil daerahnya. Dan tentunya ini harus didukung dengan kebijakan yang luar biasa," terangnya.

LaNyalla pun mengajak para kepala daerah untuk mengembangkan SDM daerah menjadi lebih berkualitas dan kompetitif. "Yang harus diingat, keunggulan SDM akan menjadi tolok ukur suatu daerah. SDM yang unggul secara otomatis akan mendorong sektor lainnya untuk juga berkembang," katanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan, langkah yang dapat diambil dimulai dari kebijakan pendidikan. "Kenapa pendidikan? Karena sektor yang satu ini sangat vital dalam menciptakan kualitas SDM. Kepala daerah
diharapkan memprioritaskan sektor pendidikan untuk mendapatkan SDM terbaik," ujarnya.***

wwwwww