Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
14 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
15 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
13 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
13 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Olahraga
Turnamen Bulutangkis All England 2021

Tim Bulutangkis Dipaksa Mundur, Menpora Minta BWF Melihat Secara Obyektif

Tim Bulutangkis Dipaksa Mundur, Menpora Minta BWF Melihat Secara Obyektif
Menpora, Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Kamis, 18 Maret 2021 22:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Bulutangkis Indonesia dipaksa mundur dari All Englan 2021 menimbulkan reaksi. Menpora, Zainudin Amali menyayangkan keputusan penyelenggara maupun pihak Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) untuk menarik Tim Garuda dari laga All England 2021 terkait tes dan penelusuran kontak Covid-19.

Tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England karena berada satu pesawat dengan penumpang yang terindikasi terinfeksi Covid-19 saat terbang dari Istanbul, Turki ke Birmingham, Inggris pada Sabtu (13/3). Sesuai aturan kesehatan Inggris, tim Indonesia yang terdiri dari 24 orang harus menjalani isolasi mandiri selama 10 hari sampai 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre.

“Itu bukan karena kesalahan mereka tapi harus menanggung akibat. Saya kira ini hal yang sangat disayangkan. Harusnya pihak penyelenggara maupun pihak BWF bisa melihat lebih obyektif apa yang terjadi sebenarnya, tidak langsung dipukul rata,” kata Zainudin Amali dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/3).

Dalam masalah ini, kata Amali, Kemenpora terus melakukan koordinasi dengan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu). “Kemenpora terus melakukan koordinasi atas dipaksa mundurnya tim Indonesia dari All England 2021. Kita sudah sampaikan ke Kemenlu untuk melakukan upaya diplomasi terkait Tim bulu tangkis Indonesia,” katanya.

Dalam kasus ini menurut Zainudin Amali, penanganan Covid 19 memiliki cara yang berbeda dengan negara lain, sebagiamana halnya di negara Indonesia.

Di Indonesia lanjutnya, sebelum berlaga sudah dilakukan tindakan untuk memastikan kondisi kesehatan atlit dan official sesuai dengan prosedur penanganan Covid 19. “Semua yang tergabung dalam kontingen Merah Putih di All England ini dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terpapar Covid 19, “ ungkapnya.

Politisi partai Golkar ini menjelaskan, pihak Kemenpora meminta Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI), agar menindaklanjuti atas mundurnya tim bulu tangkis Indonesia yang berlaga di All England tersebut.

“Tim Bulutangkis Indonesia mempunyai kekuatan. Kita berharap pihak PBSI melakukan upaya untuk memastikan tim indonesia kembali berlaga pada kejuaran tersebut,”katanya. ***

wwwwww