Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
21 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
21 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
19 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
21 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
21 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Olahraga

Bikin Ngakak, Netizen Indonesia Sebut Juara All England 2021 Cuma Dapat Piring Cantik

Bikin Ngakak, Netizen Indonesia Sebut Juara All England 2021 Cuma Dapat Piring Cantik
Meme plakat juara All England dapat piring cantik ayam jago. (GoNews)
Senin, 22 Maret 2021 17:21 WIB
JAKARTA - BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021 telah selesai. Ganda putra Malaysia, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe sukses mempertahankan gelar juara.

Berlaga di Utilita Arena Birmingam, Minggu 21 Maret, Endo/Yuta menghadapi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Mereka menang lewat rubbergame.

Meski demikian, Endo/Yuta membalikkan keadaan dan unggul di interval game pertama 11-8. Takeshi/Keigo mencoba mengejar, namun upaya mereka mendapat perlawanan. Endo/Yuta melaju dan memenangkan game pertama 21-15.

Game kedua, Takeshi/Keigo memimpin. Mereka bahkan unggul di interval game ini 11-9. Endo/Yuta mengejar, namun Takeshi/Keigo menjaga dominasi mereka. Game kedua dimenangkan Takeshi/Keigo 21-17.

Rubbergame, pertandingan makin sengit. Aksi kejar-kejaran angka tersaji, Endo/Yuta unggul di interval game ketiga ini dengan 11-8.

Terus melejit, Endo/Yuta akhirnya mempertahankan gelar juara. Mereka memenangkan game ini dengan 21-11.

Usai kemenangan ini, ada komentar kocak dilontarkan netizen Indonesia di akun Instagram Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Hal ini terkait plakat juara yang diberikan terhadap Endo/Yuta.

"Ohhh hadiahnya cuma piring cantik gaes , d indonesia banyakk....," tulis pemilik akun agd_queen1508.

Sebagaimana diketahui, tim Indonesia dipaksa mundur dari All England Open 2021 sejak hari pertama, Rabu (17/3/2021).

Alasannya, pihak NHS (Otoritas Kesehatan) Inggris mendapati bahwa tim Indonesia berada satu pesawat dengan penumpang anonim yang belakangan diketahui positif Covid-19.

Berdasarkan protokol kesehatan di Inggris, siapapun yang terdeteksi berada satu pesawat dengan penumpang positif Covid-19 dianggap sebagai close contact alias kontak dekat, yang diharuskan menjalani karantina 10 hari.

Imbasnya, tim Indonesia tak bisa main dan melanjutkan pertandingan di All England Open 2021, meski sejatinya mereka telah mendarat di Birmingham sejak Sabtu (13/3/2021) pekan lalu.

BWF dan Badminton England selaku panitia penyelenggara pun tak bisa apa-apa dan terkesan lemah, berlindung di bawah aturan NHS tersebut.

Tak ada pemain Indonesia dan peserta lain yang tahu soal kebijakan close contact dan karantina 10 hari di Inggris seperti itu, artinya BWF gagal berkoordinasi dengan baik untuk menggelar turnamen sekelas All England kali ini.

Buntut kasus Indonesia dipaksa mundur dari All England Open 2021 menghadirkan amarah besar bagi publik Tanah Air, bahkan sampai ke Kemenpora, Menlu, Dubes RI di London hingga Presiden Joko Widodo.

Tak cuma itu, imbasnya akun resmi Instagram All England pun juga lenyap karena di-report oleh netizen Indonesia.

Tanpa kehadiran tim Indonesia di ajang prestisius sekaligus tertua di dunia itu, nyatanya pamor All England Open 2021 kali ini langsung jatuh.

Hal ini bisa terlihat dari deretan wakil-wakil yang melesat ke babak final didominasi oleh satu negara saja, yakni Jepang.

Para wakil Jepang seakan tak ada lawan setimpal hingga melenggang ke laga puncak. Ada 3 sektor di babak final yang merupakan final sesama wakil Jepang.

Dengan kata lain, Jepang pun telah dipastikan mengunci 3 gelar juara, yakni ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Keadaan tersebut memastikan bahwa kualitas persaingan di All England Open 2021 kali ini benar-benar jauh dari kata impresif, terutama setelah tim Indonesia dipaksa mundur.

Para wakil Merah Putih yang dikirim ke All England 2021 semuanya berstatus unggulan dan ditarget juara. Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Jonatan Christie, Anthony Ginting, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Kehadiran tim Indonesia seharusnya bisa meningkatkan level kompetitif All England edisi kali ini. Pasalnya, sebagai salah satu raksasa bulu tangkis dunia, Indonesia diharapkan mampu membuat tingkat persaingan All England Open 2021 lebih berkelas.

Sebab, raksasa bulu tangkis lainnya yakni China sejak awal sudah dipastikan absen. Selain itu, tim-tim kuat dari negara lain seperti Korea Selatan, Taiwan dan Hong Kong juga tak ikut berpartisipasi.

Dan kini, setelah Indonesia diusir, All England 2021 seakan terlihat cuma jadi turnamen Kejurnas Jepang. Jepang dipastikan bawa pulang 3 gelar dan bahkan berpeluang menambah satu gelar lewat tunggal putri.

Di sisi lain, ini akan menjadi sejarah tersendiri bagi Jepang, yang baru saja comeback setelah absen mengikuti turnamen internasional sejak pandemi Covid-19.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Umum, Peristiwa, Internasional, Olahraga, DKI Jakarta
wwwwww