Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
9 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
10 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Orleans Masters 2021

Chico Aura Terhenti, Harry Hartono: Kalah Inisiatif

Chico Aura Terhenti, Harry Hartono: Kalah Inisiatif
Chico Aura Dewi Wardoyo.
Kamis, 25 Maret 2021 14:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dewi Wardoyo terhenti di babak 32 besar Turnamen Bulutangkis Orleans Masters 2021. Chico Aura harus mengakui keunggulan pebulutangkis India, Chirag Sen dua gim langsung 13-21, 12-21 pada laga yang dihelat Rabu (24/3/2021) malam.

Harry Hartono, pelatih yang menemani Chico mengatakan bahwa sang atlet kalah dalam inisiatif serangan.

"Pertemuan Chico vs Chirag Sen adalah pertemuan pertama keduanya. Kualitas permainan Chirag Sen depannya cepat dan banyak variasi," ujar Harry saat dihubungi Tim Humas dan Media PP PBSI dari Jakarta.

"Chico antisipasinya kurang cepat dan kalah inisiatif. Jadi tidak banyak dapat posisi menyerang," lanjutnya.

Di tengah pertandingan, Harry juga sempat memberi instruksi untuk mengubah pola permainan tapi tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Saat harus mengubah pola untuk bermain lebih ulet dan mengontrol, Chico juga kurang tenang dan kurang bisa menggunakan stroke mainnya. Sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri," papar Harry.

"Harus ada latihan ekstra untuk dia agar bisa mengejar kekurangan dan lebih mematangkan pukulan-pukulannya," kata Harry lagi.

Selain teknis, Harry juga menyoroti mental dari anak asuhnya tersebut.

"Kalau diingat, penampilan Chico bagus sekali saat home tournament lalu tapi lawannya teman latihan sendiri. Jadi sudah lebih hapal gaya mainnya. Secara mental dan pikiran sudah lebih siap," jelas Harry.

"Jika main di turnamen internasional seperti ini, atletnya harus lebih siap dari mental, pikiran, dan latihannya. Karena lawan kita dari negara lain, punya pola main dan teknik yang berbeda. Jadi kita antisipasi atau mempelajari bagaimana mengalahkannya. Ini yang mungkin perlu lebih diperhatikan juga," tegasnya.

Disinggung mengenai target, Harry mengatakan seharusnya Chico bisa menembus babak semifinal untuk turnamen berlevel Super 100 ini.

Di luar kegagalan Chico, Indonesia meloloskan enam wakil ke babak 16 besar yang akan berlangsung hari Kamis (25/3). Berikut daftarnya :

Tunggal Putri :
Putri Kusuma Wardani vs Sabrina Jaquet (Swiss)

Ganda Putra :
Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani vs Mads Pieler Kolding/Frederik Søgaard (Denmark)

Ganda Putri :
Nita Violina Marwah/Putri Syaikah vs Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (2/Bulgaria)

Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani vs Selena Piek/Cheryl Seinen (6/Belanda)

Ganda Campuran :
Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow vs Mathias Thyrri/Mai Surrow (Denmark)

Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela vs Jeppe Bay/Sara Lundgaard (Denmark). ***

wwwwww