Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
21 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
21 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
21 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Pelatih Arema FC Bilang Peluang Lolos Masih Ada

Pelatih Arema FC Bilang Peluang Lolos Masih Ada
Pelatih Arema FC, Kuncoro.
Jum'at, 26 Maret 2021 14:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO - Kekalahan dari Barito Putera 1-2 pada laga kedua Kamis (25/3/2021) dipastikan akan mempersempit peluang Arema FC untuk lolos dari Grup A Piala Menpora 2021. Namun, pelatih Arema FC, Kuncoro menyebut peluang timnya untuk lolos masih terbuka. 

Meskipun peluang tersebut tipis karena menghadapi PSIS Semarang yang baru saja memetik poin sempurna melawan Persikabo 1973 dan menjadi pemuncak klasemen sementara Grup A.

“Untuk peluang, ya kita masih optimis masih ada meskipun tipis. Mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan pertandingan terakhir ini meskipun itu tipis tapi insya Allah kita tetap yakin,” kata Kuncoro.

Hal senada juga disampaikan gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi yang masih optimis Arema FC akan lolos ke babak selanjutnya. Menurutnya setiap kemungkinan masih bisa terjadi dengan memanfaatkan pertandingan terakhir semaksimal mungkin.

“Bicara tentang peluang apapun bisa terjadi. Ya setelah pertandingan hari ini, ini sepak bola dan bola itu bundar segala kemungkinan bisa terjadi. Kita lihat sekarang, hari ini kita kalah belum tentu kita kalah lagi,” ujar Hanif.

“Kita memberikan semangat yang lebih, dua kali lipat, tiga kali lipat di pertandingan melawan PSIS bisa dibilang laga penentuan mau enggak mau harus menang,” imbuhnya.

Sementara terkait kartu merah yang diperoleh kapten mereka, Johan Ahmat Farizi, Kuncoro telah menyiapkan opsi pemain lain untuk mengisi pos yang ditempati Farizi.

Pelatih berusia 48 tahun itu juga angkat bicara perihal terpancingnya emosi pemain-pemain Arema FC yang membuat permainan tim cenderung keras dan kasar menjelang berakhirnya babak kedua. Menurutnya dipengaruhi oleh suasana tegang pertandingan dan juga menurunnya fisik pemain.

“Suasana tegang karena sepak bola ada kalanya fisik habis yang akhirnya emosi menonjol. Enggak masalah, kita tetap fokus ke pertandingan,” tutup Kuncoro. ***

wwwwww