Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Olympic

Masyarakat harus Bersatu Lawan Teror saat Pandemi

Masyarakat harus Bersatu Lawan Teror saat Pandemi
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Minggu, 28 Maret 2021 15:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengecam aksi teror bom di tempat ibadah di Makassar, Sulawesi Selatan. Di tengah upaya melawan pandemi Covid-19 di Tanah Air yang belum berakhir, segenap warga bangsa seharusnya bersatu.

"Duka mendalam bagi kita semua, apalagi pekan depan saudara-saudara kita yang mengalami teror itu akan merayakan Paskah. Di masa pandemi Covid-19 melanda negeri, seharusnya digalang persatuan, dan bukan perpecahan serta saling membenci antarwarga bangsa," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/3/2021) di Jakarta.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, peristiwa ledakan di Makassar itu harus menyadarkan kita bahwa nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki bangsa ini harus terus dijaga dengan berbagai upaya. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, antara lain terkandung dalam empat konsensus kebangsaan seperti UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di tengah pandemi Covid-19, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, seharusnya nilai-nilai persatuan dan gotong-royong marak diamalkan untuk mengatasi penyebaran virus korona di Tanah Air.

Namun kenyataannya, tambah Rerie, saat ini masih ada pihak-pihak yang memelihara kebencian antaranak bangsa dan dipertontonkan dengan aksi keji lewat ledakan bom di tempat ibadah.

Ia berharap semua pihak terus menerus mewaspadai kondisi yang terjadi saat ini dengan berbagai upaya. Bagi para pemangku kepentingan, tegasnya, jangan berhenti menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada setiap warga negara.

Di sisi lain, tambah Rerie, kewaspadaan terhadap kelompok-kelompok yang bertujuan merusak ikatan kebangsaan kita juga harus lebih serius melalui strategi yang terukur, agar peristiwa serupa tidak terulang.***

wwwwww