Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
14 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
16 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
14 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
14 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Buka Diler Digital di Tokopedia, Hingga Awal Maret 2021 Fuso Berhasil Menjual 396 Unit


Media Gathering Fuso 2021. (Video GoNews)

Selasa, 30 Maret 2021 13:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia hingga awal Maret 2021 berhasil melakukan penjualan sekitar 396 unit di platform marketplace Tokopedia.

Demikian diungkapkan Direktur Sales & Marketing KTB, Duljatmono menjawab pertanyaan GoNews.co dalam acara Media Gathering 2021 yang diselenggarakan melalui virtual, Selasa (30/3/2021).

"Untuk penjualan melalui Online Shop hingga awal maret itu sekitar 396 unit. Jadi kehadiran diler digital Mitsubishi Fuso di Tokopedia sangat memudahkan konsumen yang membutuhkan kendaraan niaga selama pandemi Covid-19, sehingga tak perlu berkunjung ke diler offline," ujarnya.

Saat ditanya lebih banyak mana konsumen yang membeli kendaraan truk fuso di Online Shop dengan konsumen yang membeli langsung ke diler, Duljatmono mengakui, penjualan melalui diler masih lebih banyak ketimbang online. "Konsumen yang membeli kendaraan Fuso melalui online itu biasanya sudah paham dan sudah mengetahui fitur maupun keunggulan mobil niaga yang kami jual. Sementara yang datang langsung ke diler itu biasanya juga ingin melihat secara langsung dan ingin tes drive lebih dahulu," tukasnya.

Namun demikian kata Dia, ke depan, bisnis online atau bisnis melalui digital akan terus bergerak dan terus berkembang. "Skema bisnis ke depan, pastinya kita akan tetap menggunakan sistem digital. Karena platform online ini akan sangat berkontribusi terhadap penjualan kami," tegasnya.

Hanya saja kata Dia, saat ini proses administrasi tetap dilakukan secara manual melalui diler, meski konsumen membelinya melalui online.

Menurutnya, kerja sama antara Mitsubishi Fuso dan Tokopedia berawal dari komitmen KTB untuk senantiasa hadir dalam memberikan kemudahan layanan kepada konsumen.

"Terlebih lagi dengan keterbatasan ruang gerak masyarakat akibat PSBB di masa pandemi, mengharuskan kami beradaptasi dengan kebutuhan konsumen untuk melakukan transaksi jarak jauh," tegasnya.

Dalam Official Store Mitsubishi Fuso, terdapat 22 diler Mitsubishi Fuso yang terbagi ke dalam delapan wilayah yaitu Sumatera bagian Utara, Sumatera bagian Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur (termasuk Bali dan NTB), Kalimantan, serta Indonesia bagian Timur.

Sebanyak 22 diler itu diharapkan dapat memenuhi permintaan untuk mobil niaga Mitsubishi Fuso se-Indonesia, dan konsumen bisa mendapatkan layanan sesuai domisili.

Selain mempermudah akses bagi konsumen, kehadiran Official Store Tokopedia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada kinerja penjualan Mitsubishi Fuso.

Dalam acara Media Gathering itu, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) juga mengumumkan target perusahaan pada 2021 yakni pangsa pasar 48,1 persen dengan penjualan sebanyak 31.220 unit, serta mengenalkan produk bermesin common-rail untuk implementasi EURO4.

Untuk mencapai target tersebut, KTB akan mendorong penjualan di jalur digital melalui gerai resmi mereka di e-commerce serta memaksimalkan Dealer Management System (DMS).

"KTB akan tetap bersikap positif, fokus target pangsa pasar tinggi seperti di tahun 2020. Kami akan menghadirkan serta memperkuat solusi digital melalui integrasi data dari berbagai sistem digital yang kami miliki seperti Runner Telematics, Dealer Management System (DMS) serta berbagai sumber lain terkait data informasi pelanggan," kata Presiden Direktur KTB Naoya ‘Rocky’ Takai.

KTB memprediksi permintaan pasar kendaraan niaga di tahun 2021 secara nasional akan meningkat 30 persen, setara dengan 64.900 unit, mengacu pada kondisi terkini di pasar otomotif.***

wwwwww