Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

Legislator NasDem: Bom Bunuh Diri Tak Berhak Mengatasnamakan Agama

Legislator NasDem: Bom Bunuh Diri Tak Berhak Mengatasnamakan Agama
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni (kiri) saat diwawancarai di ruang sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (foto: dok./ist.)
Selasa, 30 Maret 2021 10:46 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VIII Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat) DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) menegaskan, teroris tidak punya hak untuk mengatasnamakan agama manapun dalam menjalankan aksinya.

Pernyataan Lisda menyusul terjadinya insiden bom bunuh diri di Geraja Katedral, Makassar, Sulsel (Sulawesi Selatan), Minggu (28/3/2021) lalu. Sejalan dengan pernyataan sikap Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, Lisda menyatakan, "duka salah satu bagian dari bangsa Indonesia merupakan duka bagi seluruh bangsa,".

"Maka kami menolak setiap tindak intoleransi atas alasan apapun," kata Lisda kepada GoNews.co, Selasa (30/3/2021).

Legislator dari Sumatera Barat ini mengimbau agar setiap umat beragama memanfaatkan kesempatan hidup dengan amal kebaikan. "Kita ada di dunia ini kan untuk beribadah kepada Allah. Saling menyayangi, saling menghargai,".

Sebelumnya, Ketua Umum NasDem, Surya Paloh menyatakan bahwa insiden bom di Gereja di Makassar merupakan perbuatan teror yang dari segi etis dan ajaran agama apapun tidak dapat dibenarkan.

Paloh juga mengatakan, "Peristiwa ini sangat mengganggu di saat-saat bangsa Indonesia sedang bekerja keras dan bahu membahu mengatasi wabah pandemi Covid-19,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Beladiri
wwwwww