Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Gagal ke Babak 8 Besar, Paul Munster Fokus Kembalikan Fisik Pemain

Gagal ke Babak 8 Besar, Paul Munster Fokus Kembalikan Fisik Pemain
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster
Kamis, 01 April 2021 12:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Langkah Bhayangkara Solo FC harus terhenti di babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 usai takluk 2-1 dari Persija Jakarta di laga terakhir. Gagal melangkah ke babak 8 besar, kini pelatih Bhayangkara Solo FC, Paul Munster tidak mau berlarut-larut dalam rasa kecewa.

Pelatih asal Irlandia Utara itu langsung fokus pada menjaga dan mengembalikan kebugaran fisik para pemain The Guardians untuk mempersiapkan diri menyambut kompetisi Liga 1 2021. 

“Kita selanjutnya tetap akan menjaga kebugaran pemain karena bisa dilihat tadi beberapa pemain keluar dalam posisi cedera. Yang harus orang ingat adalah ini masih masa pra musim,” ucap Paul.

Menurutnya Piala Menpora adalah turnamen pra musim yang dimanfaatkan untuk mencari komposisi ideal skuatnya. Dia juga menyebut persiapan yang minim menjelang turnamen juga menjadi kendala baginya untuk mempersiapkan tim. Apalagi sudah setahun tidak ada kompetisi yang kompetitif, sehingga untuk mengembalikan top performa pemain membutuhkan waktu yang lebih lama.

“Masa persiapan hanya punya waktu 2-3 minggu bagi setiap tim untuk mempersiapkan timnya dan mulai berlaga di pertandingan yang 4-5 hari sekali bertanding. Jadi kedepannya kita tetap meningkatkan kebugaran pemain,” kata eks pelatih Timnas Vanuatu.

Kebugaran fisik menurutnya sangat penting. Berdasarkan pengamatannya sepanjang laga melawan Persija Jakarta, secara teknik dan taktik, Bhayangkara Solo FC lebih unggul dari Persija Jakarta. Namun kondisi fisik pemain yang cepat drop berdampak pada konsentrasi pemain yang gagal mengantisipasi serangan lawan. 

Seperti skema set piece, yang menurut Paul sudah disiapkan strategi antisipasinya. Meski dirasa berhasil meredam set piece Persija Jakarta namun konsentrasi pemain yang menurun berujung pada lengahnya penjagaan pemain lawan dan membuat tim kebobolan lewat skema set piece.

“Hanya satu tadi mungkin salah satu dari pemain switch off dan kita kebobolan. Karena tidak ada yang menjaga orang yang cetak gol, itu satu kesalahan saja yang kita buat,” tandasnya. ***

wwwwww