Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
5 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
22 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
9 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Hukum
8 jam yang lalu
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Mabes Polri Diserang, Ini Pesan Presiden

Mabes Polri Diserang, Ini Pesan Presiden
Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (1/4/2021). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Kamis, 01 April 2021 12:16 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menanggapi aksi terorisme Rabu sore di Mabes Polri. Ia mengimbau masyarakat Indonesia untuk tenang, waspada, dan menjaga persatuan.

Presiden Jokowi juga mengatakan, dirinya telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (1/4/2021), sebagaimana disaksikan GoNews.co di saluran YouTube Setpres.

Seperti diberitakan, Markas Besar Polri di Jakarta, diserang seorang perempuan pada Rabu (31/3/2021). Perempuan dengan pistol di tangan itu, tewas dilumpuhkan polisi.

Dari hasil identifikasi diketahui pelaku teror di Mabes Polri itu berinisial Z (26). Polri menyebut pelaku beridiologi radikal ISIS.

Serangan ke Mabes Polri ini terjadi 4 hari setelah insiden bom meledak di Gereja Katedral, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (29/3/2021). Pelaku bom diri disebut sebagai pasangan suami istri yang baru saja menikah.

Sebagai pengingat, Mabes Polri juga pernah mengalami serangan serupa sebelumnya. Dua orang terduga teroris dilaporkan menyerang Mabes Polri pada Rabu, (31/3/2018) silam. Baku tembak terdengar di kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.35 sore, sebagaimana dilansir en.tempo.co.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Pemerintahan
wwwwww