Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Beladiri

Zakia Bawa Senjata dan Lolos dari Pengawasan, Petugas Jaga Mabes Polri Diperiksa

Zakia Bawa Senjata dan Lolos dari Pengawasan, Petugas Jaga Mabes Polri Diperiksa
Ilustrasi Densus 88 Polri. (Foto: Internet)
Kamis, 01 April 2021 17:08 WIB
JAKARTA - Wanita bernama Zakiah Aini (25) bisa masuk ke Mabes Polri dengan membawa senjata dan melakukan penembakan sebelum dirinya tewas ditembak. Petugas yang saat itu sedang berjaga di Mabes Polri bakal diperiksa.

"Ya pasti itu diperiksa lebih memperjelas bagaimana ZA bisa masuk dan melaksanakan aksinya di Mabes Polri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2021).

Rusdi menyebut petugas yang melanggar SOP bakal ditindak apabila ditemukan kelalaian. Namun, dia belum merinci berapa banyak petugas yang akan diperiksa. "Nanti kita periksa, apabila ada kelalaian, ada SOP yang dilanggar, tentunya akan diberikan tindakan," tuturnya.

"Itu fluktuatif (berapa petugas yang diperiksa). Ada petugas pagi sampai malam sampai pagi. Itu diatur oleh Yanma untuk pengamanan markasnya," sambung Rusdi.

Meski demikian, Rusdi membeberkan penjagaan di Mabes Polri tetap seperti biasa. Hanya, lanjut Rusdi, pemeriksaan lebih diperketat. "Penjagaan tetap, hanya diperketat masalah pemeriksaan dan sebagainya sehingga ini akan lebih diperketat lagi," tutup Rusdi.

Sebelumnya diberitakan, penyerangan di Mabes Polri terjadi pada Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya, Zakiah Aini masuk lewat pintu belakang Mabes Polri dan berjalan menuju pos gerbang utama. Zakiah Aini lalu sempat berinteraksi dengan polisi. Dia bertanya di mana kantor pos.

Setelah dijawab oleh petugas, Zakiah Aini berjalan menjauh. Namun dia kembali dan menyerang petugas.

Zakiah Aini sempat melepaskan tembakan sebanyak enam kali ke arah petugas. Dua kali tembakan dilepaskan ke petugas di dalam pos jaga. Dua tembakan lagi dilepaskan ke petugas di luar pos jaga. Atas hal itu, polisi menembak Zakiah Aini di lokasi. Zakiah Aini dinyatakan tewas tertembak di dada.

Polisi menyatakan Zakiah Aini adalah lone wolf yang berideologi ISIS. Kurang dari sehari sebelum penyerangan, dia mengunggah gambar bendera ISIS di Instagram dan meninggalkan surat wasiat untuk keluarga.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Beladiri, Olympic
wwwwww