Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Skut Ganda Putra Timnas Bulutangkis Latihan di Sragen

Skut Ganda Putra Timnas Bulutangkis Latihan di Sragen
Rabu, 07 April 2021 19:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Skuat ganda putra Tim Nasional (Timnas) Bulutangkis Indonesia mulai berlatih di luar Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur dari 5-8 April 2021. Kevin Sanjaya cs., diboyong sang pelatih Herry Iman Pierngadi ke Jawa Tengah, tepatnya Solo dan Sragen. Ikut pula dalam rombongan asisten pelatih Aryono Miranat dan pelatih fisik Ricky Susiono.

Latihan di Solo dan Sragen ini menurut Herry IP adalah bentuk penyegaran. Hal ini juga sebagai obat kecewa dengan apa yang terjadi di All England 2021 lalu.

"Ya saya sengaja bawa anak-anak ke sini untuk mengembalikan kondisi dan semangat mereka, terutama tiga pasangan utama, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian," buka Herry saat dihubungi Tim Humas dan Media PP PBSI dari Jakarta.

"Karena kan mereka kecewa dengan apa yang terjadi di All England kemarin. Jadi ini untuk penyegaran, refreshing, tapi tetap jalani program latihan," lanjutnya.

Herry mengungkapkan bahwa program latihan yang diberikan tim pelatih selama di sana hanya latihan gim. Ini dimaksudkan untuk tetap menjaga mood para pemain agar tetap dalam kondisi yang baik.

"Latihannya hari ini dan kemarin (6/4) itu latihan gim saja. Tapi ada hadiahnya," kata Herry.

"Makanya ini kami sebutnya All Sragen ha ha ha," canda Herry.

Usai latihan di Solo dan Sragen, tim ganda putra akan langsung kembali ke pelatnas untuk fokus pada persiapan turnamen-turnamen berikutnya. Herry berharap penyegaran ini bisa berdampak positif pada anak asuhannya saat kembali ke markas nanti.

"Harapan saya, saat balik pelatnas nanti anak-anak sudah fresh, sudah segar. Rasa kecewa sudah bisa terobati. Dan siap lagi untuk persiapan ke turnamen Malaysia dan Singapura. Untuk pemain pelapis bisa ke India dan Spanyol," ujar Herry.

Terkait wacana perubahan sistem skor, Herry mengaku bahwa ganda putra sudah sering menerapkan poin 11 dalam latihan.

"Untuk poin 11, kami sudah sering lakukan di latihan sebagai antisipasi, ada programnya. Kalau nanti jadi diterapkan, tinggal latihannya menjadi kontinyu dan detail," tutup Herry. ***

wwwwww