Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
10 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
4
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
16 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
14 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
15 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Ramadan, Jubir Vaksinasi Kemenkes Pastikan Vaksinasi Dilanjutkan

Ramadan, Jubir Vaksinasi Kemenkes Pastikan Vaksinasi Dilanjutkan
Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan saat menjadi salah satu penerima awal pada vaksinasi Covid-19 perdana bersama presiden pada Rabu (13/1/2021) di teras Istana Merdeka, Jakarta. (foto: ist./dok. bpmi setpres)
Minggu, 11 April 2021 17:24 WIB
JAKARTA - Jurubicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmidzi, memastikan bahwa pemerintah akan melanjutkan vaksinasi pencegahan Covid-19 di siang hari bulan Ramadan. Ini sejalan dengan fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) terkait vaksin yang tidak membatalkan puasa.

"Kita tetap lakukan layanan vaksinasi pada siang hari seperti biasanya karena fatwa MUI sudah menyatakan vaksinasi tidak membatalkan puasa," kata Nadia kepada GoNews.co, Minggu (11/4/2021).

Sebagai pengingat, MUI juga merekomendasikan agar vaksinasi bagi muslim yang berpuasa dilakukan di malam hari jika calon penerima vaksin memang tidak dalam kondisi kesehatan yang memadai untuk menerima vaksin saat menjalani puasa di siang hari.

Guna mengakomodir rekomendasi vaksinasi malam hari tersebut, kata Nadia, pemerintah tetap membuka kemungkinan. Teknisnya, "Pengurus masjid bisa berkoordinasi dengan Puskesmas atau melalui RT/RW setempat untuk penjadwalannya,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan
wwwwww