Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Prokes dan Aturan Tegas, Amali Sebut Tak Ada Kasus Muncul di IBL 2021

Prokes dan Aturan Tegas, Amali Sebut Tak Ada Kasus Muncul di IBL 2021
Menpora, Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Senin, 12 April 2021 23:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Protokol kesehatan (prokes) dan aturan yang tegas dalam ajang olahraga menjadi persyaratan utama di masa pandemi Covid 19. Makanya, Kemenpora tidak akan memberikan izin ke kepolisian jika masalah prokes meragukan apalagi sampai tidak terpenuhi.

"Jika soal protokol kesehatan dari penyelenggara tak terpenuhi dan meragukan, maka rekomendasi untuk mendapatkan izin ke kepolisian tak akan diberikan oleh pihak Kemenpora," kata Menpora, Zainudin Amali di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Menurut Amali, semua kegiatan yang terjamin protokol kesehatannya, dipastikan bakal memberikan hasil yang positif. Terutama, penanganan apabila ada pelaku kegiatan yang disinyalir terkena Covid-19.

Sebagai contoh, Amali menyebut penyelenggaraan Indonesia Basketball League (IBL) 2021 yang sudah menyelesaikan fase penyisihan per Sabtu (10/4) lalu. "Ada basket yang sudah menyelesaikan pertandingannya. Alhamdulillah tidak ada kasus yang muncul, saat terdeteksi saat akan masuk ke arena pemusatan pertandingan, penanganannya juga cukup bagus," ujarnya.

Dia menyebut, kondisi itu tak bisa dilepaskan dari komitmen penyelenggara untuk menjaga protokol kesehatan. Selain itu, juga keseriusan dari pemerintah untuk memastikan protokol dan aturan itu benar-benar dijaga.

"Memang saya wanti-wanti, saya mau berikan rekomendasi kalau prokesnya serius dan disiplin," tandasnya. Ajang IBL 2021 sendiri sudah memasuki babak playoff. Klub yang akan bertanding di babak gugur ini antara lain Bima Perkasa melawan Louvre Dewa United, kemudian Prawira Bandung akan berjumpa West Bandits.

Pemenang dari laga Playoff itu akan masuk ke semifinal dan akan menghadapi Pelita Jaya Bakrie Jakarta serta Satria Muda Pertamina. Keduanya sudah memastikan posisi di semifinal karena masing-masing merupakan juara grup merah dan putih di fase penyisihan. ***

wwwwww