Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Aksi Pemain Muda Patriots Curi Perhatian

Aksi Pemain Muda Patriots Curi Perhatian
Selasa, 13 April 2021 19:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Aksi tim elite muda Indonesia Patriots mencuri perhatian dalam gelaran fase pertama Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Memang pecinta bola basket tidak terlalu banyak berharap mereka mampu mengimbangi para pemain senior yang sudah lebih dulu malang melintang di liga professional. Namun, kemunculannya bukan hanya dinanti, tetapi publk bola basket Indonesia penasaran menyaksikan  aksi para pemain muda berlaga.

“Tujuan kami hanya mencari pengalaman dan menambah jam terbang buat pemain agar mereka siap jika musim berikutnya bermain di IBL,” kata Manajer Tim Patriots, Andi “Batam” Poedjakesuma.

Patriots hanya bertujuan menambah pengalaman, namun hasilnya cukup mengejutkan. Lima laga awal mereka tuntaskan dengan kemenangan atas NSH Mountain Gold, West Bandits Solo, Amartha Hangtuah, Prawira Bandung dan Satya Wacana Saints Salatiga. Mereka baru menelan kekalahan pada laga kelima dari Satria Muda Pertamina.

Akhirnya Patriots berada pada posisi kedua Divisi Putih di bawah Satria Muda. “Masih banyak kekurangan anak-anak. Saya melihat ada tren menurun di akhir fase pertama,, bisa jadi karena kejenuhan sebulan berada dalam gelembung” kata Batam.

Patriots memang diharapkan menjadi pelapus tim nasional senior Indonesia. Program latihan buat mereka bahkan sinkron dengan program dari pelatih nasional Rajko Toroman yang dieksekusi pelatih Youbel Sondakh dengan dua asistennya, Andrie Ekayana dan Koko Heru Setyo Nugroho.

Patriots diperkuat dua pemain asal Senegal, Dame Diagne dan Serigne Kane yang masih berusia 15 tahun. “Mereka masih muda, berprospek tetapi memang ada kendala komunikasi. Dame dan Serigne berbahasa Prancis, namun kalau Bahasa basket tak ada masalah besar,” tutur Batam.

“Enam pemain ikut berlatih dengan timnas senior. Kami juga sudah dan akan terus memantau pemain-pemain muda Indonesia lainnya. Saya ingin selalu ada persaingan sehat di dalam tim,”tegas Batam. Tim muda ini juga akan diagendakan mengikuti turnamen di luar negeri guna semakin mematangkan mental mereka.

Patriots mengakhiri kiprah mereka setelah usai fase pertama. Sejak awal, program mereka tidak akan menuju babak play off. “Tujuan obyektif kami bukan menjadi juara. Anak-anak sudah mendapatkan pengalaman berharga di IBL 2021,” kata Youbel.

Indonesia Patriots telah memberi warna indah pada fase pertama IBL 2021. Maj uterus anak-anak muda harapan masa depan bola basket Indonesia. ***

wwwwww