Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Nasional

Persoalan Papua Butuh Penyelesaian yang Terencana dan Holistik

Persoalan Papua Butuh Penyelesaian yang Terencana dan Holistik
Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono dalam Diskusi Kebangsaan MPR RI di Media Centre MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (26/4/2021). (foto: ist.)
Selasa, 27 April 2021 17:01 WIB
JAKARTA - Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan, dibutuhkan rencana jangka panjang untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di Papua.

Terkait kekerasan, menurut Dave, Ia setuju jika separatis di Papua ditumpas habis. Sejak awal, kata Dia, Ia tak mau menyebut para pelaku kekerasan itu sebatas KKB (kelompok kriminal bersenjata).

Selain soal kekerasan, Dave mengingatkan masih ada sejumlah masalah yang hingga hari ini belum selesai di Papua. Bagi Dave, permasalahan di Papua harus diselesaikan secara menyeluruh baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah (Pemda).

"Ini tidak bisa dengan hanya penumpasan kombatan-kombatan yang ada sekarang, tetapi (harus ada, red) pendekatan sosial budaya ekonomi, pembangunan SDM yang melihat betul situasi kondisi di sana," papar Dave dalam Diskusi Kebangsaan MPR RI di Media Centre MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (26/4/2021).

Sebab, pembangunan infrastruktur, terkhusus di bidang pangan penting untuk mengatasi jauhnya perbedaan harga bahan-bahan pokok di Papua dan wilayah lain di Indonesia.

Selama ini lanjut Dave, bahan-bahan kebutuhan masyarakat berasal dari Jawa ataupun dari Sulawesi, sementara pembangunan infrastruktur di bidang pangan tak berjalan.

"Bahkan kita juga melihat kualitas hidup Papua di Manokrawi Jayapura itu temasuk 10 kota termahal di Indonesia. Kenapa, karena bahan baku makanan harus diimpor," urai Dave.

Lebih lanjut, selama berpuluh tahun menurut Dave apa yang dilakukan untuk Papua tidak membangun persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia mengamini, pendekatan militer perlu menumpas KKB, namun pembangunan infrastruktur maupun SDM Papua jangan sampai terabaikan.

"Dibutuhkan juga rencana jangka panjang untuk betul-betul bisa merencanakan pendidikan di sana; PAUD, S1-S2 juga harus ada di sana. Harus bisa menghasilkan doktor-doktor dengan membangun kampus-kampus baru Papua," pungkas Ketua Umum Kosgoro 57 itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Papua Barat, Papua, DKI Jakarta, MPR RI, Nasional
wwwwww