Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  PON

Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR

Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng dalam suatu kesempatan virtual. (gambar: tangkapan layar)
Rabu, 05 Mei 2021 15:48 WIB
JAKARTA - Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng mengatakan, dibutuhkan peran serius kepala daerah untuk mengawasi pelaksanaan pembayaran THR (Tunjangan Hari Raya) Idul Fitri 2021. Mekanisme pembuktian catatan keuangan perusahaan yang valid menjadi sorotan penting agar tak menjadi celah yang merugikan pihak pekerja dan buruh.

"Ombudsman RI mengimbau pemerintah untuk memberikan respons yang jelas terhadap setiap pelanggaran dalam pelaksanaan THR 2021 dengan memperhatikan hasil rekomendasi dan pemeriksaan pengawas baik internal dan eksternal," kata Robert dalam sebuah pernyataan yang diterima GoNEWS.co, Rabu (5/5/2021).

Pandemi memang memukul dunia usaha, tapi perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-19 dan berakibat tidak mampu memberikan THR tepat waktu diharuskan membuktikan laporan keuangan secara transparan berdasarkan regulasi yang ada. Perusahaan juga harus berunding dengan pekerja/buruh serta melaporkan hasil kesepakatan kepada dinas ketenagakerjaan setempat.

Sementara rakyat, dalam hal ini pekerja, juga sama terdampaknya oleh pandemi, pemerintah dipandang harus mampu bertindak tegas, akomodatif, "dan dapat menjamin kepastian hukum terhadap pihak perusahaan dan pekerja atau buruh,".

Sebagai bentuk peran nyata pengawasan Ombudsman terhadap pelaksanaan pembayaran THR, Ombudsman menyatakan siap menerima dan menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat. Termasuk melalui mekanisme RCO (Respons Cepat Ombudsman) jika laporan dimaksud mempunyai indikasi kedaruratan dan membutuhkan penyelesaian cepat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, PON
wwwwww