Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
9 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
17 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
16 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
18 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
16 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
15 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini

Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Dua orang anggota militer Israel dalam penyerangan Masjid al-Aqsa pada Sabtu dini hari. Sejumlah personil lain berada di dalam dan luar masjid berdasarkan foto-foto yang beredar. (foto: ist.)
Minggu, 09 Mei 2021 16:32 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi PAN DPR RI, (Partai Amanat Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Guspardi Gaus mempertanyakan sikap dan peran PBB dalam menyelesaikan konflik yang berkepanjangan antara Palestina dan Israel. 'Serangan' Israel terhadap muslim yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa harus mandapat sanksi tegas.

Menurut Guspardi, mestinya PBB, OKI, Liga Arab, dan Komunitas HAM Internasional mengambil langkah responsif menyelamatkan Masjid Al Aqsa dan rakyat Palestina dari praktek imperialis dan kolonialisme Israel.

"Tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada Israel terhadap serangkaian tindakan militer yang telah mereka lakukan semestinya ditetapkan sebagai kejahatan perang luar biasa dan pelanggaran HAM berat," kata Guspardi tertulis kepada GoNEWS.co, Minggu (9/5/2021).

Sebelumnya, Militer Israel menyerang Masjid al-Aqsa dan membubarkan jamaah tarawih dengan menggunakan granat kejut dan bom gas pada Sabtu dini hari. Serangan ini menimbulkan ketegangan yang mengakibatkan 205 warga Palestina dan 17 polisi Israel terluka sebagaimana dilansir The Times of Israel.

Awal Ramadan lalu, pihak Israel juga menyabotase azan di Masjid Al Aqsa.

Bentrokan juga terjadi setiap malam di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, kawasan tempat banyak keluarga Palestina menghadapi penggusuran dalam kasus hukum yang sudah berjalan lama.

Dorongan serupa juga muncul dari Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim. Ia mengatakan, negara-negara Uni Eropa juga bisa turut ambil bagian melakukan tekanan internasional terhadap Israel melalui PBB. "Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional,".

Menyikapi kondisi terkini di Palestina tersebut, lembaga penyalur bantuan untuk perempuan dan anak Palestina, Adara Relief International mengajak dermawan yang ingin menguatkan perjuangan pembelaan Al-Quds melalui bantuan nyata berupa donasi untuk menguatkan pembelaan.

"Semangat saudara-saudara kita di sana harus juga kita rasakan di sini, karena Umat Islam adalah satu tubuh. Sakitnya saudara kita adalah sakit kita juga. Apa yang dipertahankan adalah hak yang diakui secara internasional dan harus diperjuangkan," tutur Ketua Adara Relief Internasional, Sri Vira Candra dalam suatu pernyataan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Internasional, Peristiwa
wwwwww