Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Coach Ocky Dikepung Coach Asing

Coach Ocky Dikepung Coach Asing
Selasa, 11 Mei 2021 23:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Coach Pelita Jaya Bakrie, Ocky Tamtelahitu menjadi satu-satunya pelatih lokal yang menjadi kandidat Coach of The Year Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Ocky bersaing dengan dua pelatih asing, Milos Pejic (Satria Muda Pertamina) dan David Singleton (Bima Perkasa Jogja).

Statistik kandidat Coah of The Year dinilai dari peningkatan nett rating tim  mereka  pada musim lalu dibandingkan dengan musim ini. Nett rating adalah offensive rating dikurangi defensive rating.

Musim lalu, nett rating Satria Muda adalah 6,6, musim ini Milos mampu meningkatkan menjadi 24,7 sehingga mencatat peningkatan 18,1.  Ocky musim lalu membawa Pelita Jaya mencapai nett rating 7,2 dan kini meraih nett rating 21,3 yang berarti meningkat 14,1, sementara musim lalu nett rating Bima Perkasa Jogja dalah -10,3, musim ini David mampu mencapai angka 0,8 sehingga mengalami peningkatan 11,1. 

Musi mini pencapaian ketiga pelatih tersebut memang terhitung luar biasa pada fase pertama IBL 2021 di Robinson Cisarua Resort, 10 Maret-10 April lalu.

Milos membawa Satria Muda memimpin klasemen Divisi Putih dengan mencatat 14 kemenangan, Ocky di tengah persiapan yang kurang memadai akibat pandemi mampu membawa Pelita Jaya menguasai Divisi Merah dengan mencatat 15 kemenangan, sementara David dengan berbagai masalah Kesehatan dan kebugaran pemainnya, mampu membawa Bima Perkasa Jogja menuju babak play off.

Siapa peraih penghargaan Coach of The Year IBL 2021 akan ditentukan oleh para pemilih yang terdiri dari kapten dan wakil kapten masing-masing klub peserta IBL serta tiga media analis basket, yakni MainBasket, Basketballstatistic dan Ridwan Ongkowidagdo. ***

wwwwww