Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Banjir TKA China, Saiful Anam: Rezim Jokowi Sedang Berbalas Budi

Banjir TKA China, Saiful Anam: Rezim Jokowi Sedang Berbalas Budi
WN China tiba di Indonesia dengan lion Air. (foto: Istimewa)
Rabu, 12 Mei 2021 18:21 WIB
JAKARTA - Mudahnya ratusan warga negara asing (WNA) asal China masuk ke Indonesia di saat masyarakat dilarang mudik disinyalir sebagai bentuk balas budi pemerintah Indonesia kepada China.

Disampaikan pakar politik dan hukum Saiful Anam, hal itu terlihat dengan sikap pemerintah Indonesia yang terkesan memberi perlakuan istimewa kepada WNA asal China yang datang.

"Pemerintah seperti sangat memanjakan China di Indonesia, buktinya WN China dapat leluasa masuk ke Indonesia di tengah WNI dilarang mudik, bahkan untuk melakukan mudik lokal antar kabupaten/kota," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/5).

Menurut Saiful, sikap rezim Jokowi tersebut bisa menjadi bagian balas budi karena sudah menikmati bantuan infrastruktur maupun berbagai macam pinjaman dari China.

"Indonesia sedang tersandera dengan utang, terlebih lagi vaksin yang beredar di Indonesia lebih banyak berasal dari China, sehingga Indonesia sulit menolak apa yang dilakukan China ke Indonesia, termasuk kedatangan WN China di Indonesia," pungkas Saiful.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww