Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic

351 Ribu Tandatangan Minta Batalkan Olimpiade Tokyo 2021

351 Ribu Tandatangan Minta Batalkan Olimpiade Tokyo 2021
Petisi minta batalkan Olimpiade Tokyo 2021. (Foto:Antara)
Jum'at, 14 Mei 2021 17:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Sebanyak 351 ribu tanda tangan telah diserahkan kepada gubernur Tokyo untuk pembatalan pelaksanaan Olimpiade Tokyo  tabf dijadwalkan 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang. Pembuat petisi mendesak para pejabat untuk "memprioritaskan kehidupan," AFP melaporkan, Jumat (14/5/2021).

Petisi online berjudul "Batalkan Olimpiade Tokyo untuk melindungi hidup kita" itu dibuat awal bulan ini oleh Kenji Utsunomiya, seorang pengacara dan mantan calon gubernur Tokyo.

Petisi tersebut telah mengumpulkan tanda tangan lebih cepat daripada petisi sebelumnya di platform Change.org di Jepang, yang menurut Utsunomiya "mencerminkan opini publik" tentang masalah tersebut.

Survei secara konsisten menunjukkan mayoritas warga Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade tahun ini, dan mendukung penundaan lebih lanjut atau pembatalan karena pandemi virus corona.

"Saya pikir Olimpiade kali ini adalah tentang apakah kita memprioritaskan kehidupan atau upacara dan acara yang disebut Olimpiade," kata Utsunomiya seperti dilansir Antara.

Dia meminta Gubernur Tokyo Yuriko Koike untuk meminta Komite Olimpiade Internasional (IOC) membatalkan Olimpiade. "IOC memiliki hak untuk membuat keputusan apakah akan membatalkan, tetapi Tokyo, sebagai kota tuan rumah, harus mendesak IOC untuk membatalkan," kata Utsunomiya

Petisi tersebut juga dikirim ke IOC dan Komite Paralimpiade Internasional serta penyelenggara lokal dan pemerintah nasional.

Petisi itu diajukan saat Jepang memerangi gelombang keempat infeksi virus corona, dengan Tokyo dan lima prefektur lainnya dalam keadaan darurat. Jepang memperluas keadaan darurat ke tiga wilayah lainnya, termasuk Hokkaido utara di mana marathon Olimpiade akan berlangsung.

Utsunomiya memperingatkan bahwa "menyelenggarakan Olimpiade dalam keadaan seperti ini berarti sumber daya medis yang berharga harus disisihkan untuk Olimpiade."

Persatuan dokter, Kamis (13/5/2021), memperingatkan bahwa "tidak mungkin" mengadakan Olimpiade dengan aman selama pandemi, tetapi penyelenggara mengatakan tindakan pencegahan penyebaran virus akan menjaga para atlet dan publik Jepang tetap aman.

Utsunomiya mengatakan petisi tersebut akan terus mengumpulkan tanda tangan "sampai pembatalan diumumkan," dan mengesampingkan kekhawatiran tentang biaya membatalkan acara besar-besaran itu. "Kehidupan orang lebih penting daripada uang," kata Utsunomiya.

Dalam beberapa hari terakhir, penyelenggara telah mengadakan serangkaian acara uji coba yang sukses, termasuk di dalamnya bersama atlet internasional, yang menurut mereka menunjukkan protokol mereka akan berhasil.

Namun, pihak yang tidak setuju tidak menunjukkan tanda-tanda berkurang, dan beberapa bintang olahraga Jepang telah menyatakan keprihatinannya dalam beberapa hari terakhir, termasuk petenis Naomi Osaka dan pemenang kejuaraan golf Turnamen Master 2021, Hideki Matsuyama. ***

wwwwww