Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Khawatir Kerumunan Ancol Mengulang Kasus India, Cak Imin Geram

Khawatir Kerumunan Ancol Mengulang Kasus India, Cak Imin Geram
Netizen membandingkan kerumunan Ancol dengan ritual di India. Rakyat India mandi di Sungai Gangga (kiri), wisatawan mandi di pantai Ancol pada 14 Mei 2021 (kanan). (gambar: ist./tangkapan layar cuitan akun twitter @murtadhaone1)
Sabtu, 15 Mei 2021 14:56 WIB
JAKARTA - sebanyak 39.000-an wisatawan membludak di Pantai Ancol, Jakarta pada Jumat (14/5/2021) atau H+1 Lebaran Idul Fitri 1442 H. Menjadi trending di Twitter pada Sabtu pagi, netizen membandingkan kerumunan wisatawan yang mandi di Pantai Ancol dengan ritual mandi di Sungai Gangga, India.

Merespons situasi tersebut, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar, mengkritisi Pemprov DKI terkait dibukanya Pantai Ancol di tengah kekhawatiran muncul klaster libur lebaran.

"Bagaimana orang mandi di pantai bisa menerapkan protokol kesehatan? Pakai masker juga tidak mungkin. Mau jaga jarak juga bagaimana caranya?" ujar Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin itu, Sabtu (15/5/2021).

Sementara ritual ziarah kubur dilarang, dibukanya kawasan wisata Ancol merupakan standar ganda kebijakan, menurut Ketua Tim Pengawasan Penanganan Bencana Covid-19 DPR itu.

"Kalau hari ini akhirnya ditutup, ya saya rasa terlambat. Dan jangan penutupan sementara untuk hari ini saja. Keselamatan rakyat harus diprioritaskan. Jangan membuat kebijakan yang justru mengorbankan rakyat. Jangan sampai apa yang terjadi di India, terjadi pula di Indonesia akibat sebuah kebijakan yang tidak tepat," kata Cak Imin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Olympic, PON
wwwwww