Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
21 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
16 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Olympic

Bantah Makam Jenazah Corona Dibakar, Walkot Padangsidimpuan: Itu Ban Bekas

Bantah Makam Jenazah Corona Dibakar, Walkot Padangsidimpuan: Itu Ban Bekas
Screenshot video viral di pemakaman Padangsidimpuan. (foto: Istimewa)
Minggu, 23 Mei 2021 20:50 WIB
JAKARTA - Baru-baru ini, viral video yang menyebut ada pembakaran terhadap makam jenazah pasien Corona di Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) viral. Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution pun memberikan penjelasan terkait hal itu.

Video yang beredar, pada Minggu (23/5/2021), tampak memperlihatkan suasana di pemakaman. Di tengah-tengah pemakaman terlihat adanya kobaran api.

Terlihat juga ada aktivitas warga yang sedang menggali tanah di lokasi perkuburan itu. Narasi dalam video menyebut peristiwa itu terjadi di Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, pada dini hari tadi. "Kuburan jenazah diduga korban COVID dibakar massa," tulis narasi dalam video.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi mengatakan tidak benar ada pembakaran makam jenazah Covid-19. Dia mengatakan yang dibakar di lokasi itu adalah ban.

"Tidak benar ada pembakaran terhadap jenazah, saya pastikan itu tidak. Saya baru dari TKP, ini barusan di jalan dari TKP untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait dengan kekhawatiran mereka terhadap pemakaman itu," kata Irsan.

"Tidak benar ada pembongkaran terhadap makam jenazah, yang ada itu adalah tadi malam ketika warga menyampaikan protes mereka dan tim ke TKP, lalu ada ban bekas yang dibakar," sambungnya.

Alasan Warga Protes

Protes ini dilakukan karena warga tidak ingin pemakaman pasien Corona di wilayah mereka. Irsan mengatakan situasi di lokasi saat ini sudah kondusif.

"Sudah kondusif, tadi kita sudah selesai, kita undang warga masyarakat. Tadi sudah bertemu dengan Forkopimda, kita jelaskan sesuai dengan Permenkes 413, bahwa pemakaman terhadap saudara-saudara kita yang meninggal konfirmasi Covid itu diperkenankan dilakukan di TPU dengan berbagai ketentuan. Pertama pemulasaraan jenazah itu harus dilakukan di rumah sakit, yang melakukan pemakaman menggunakan alat pelindung diri," ucapnya.

Irsan kembali memastikan narasi adanya pembongkaran dan pembakaran makam jenazah Corona yang beredar itu tidak benar. Dia meminta warga tidak mempercayai informasi yang tidak benar itu. "Tidak terprovokasi terhadap isu atau berita yang sengaja untuk menyesatkan masyarakat," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Sumatera Utara, SEA Games, Voli, Olympic
wwwwww