Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PDIP Jateng Tuding Ganjar Pranowo Bangun Pasukan di Medsos demi Ambisi Capres 2024

PDIP Jateng Tuding Ganjar Pranowo Bangun Pasukan di Medsos demi Ambisi Capres 2024
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Minggu, 23 Mei 2021 21:11 WIB
SEMARANG - Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto, mengingatkan Ganjar Pranowo akan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang belum berakhir.

Karena itu, menurutnya, tak elok jika Ganjar menunjukkan sinyalemen akan maju menjadi calon presiden. "Tugas Pak Ganjar kali ini adalah menjadi gubernur sampai 2023. Itu tugas yang diberikan oleh Ibu Ketua Umum," kata Bambang kepada wartawan, Minggu (23/5/2021).

Ganjar Belum Izin ke Megawati

Politikus yang akrab disapa Bambang Pacul itu juga mengingatkan Ganjar untuk meminta izin kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sebab, kata dia, selama ini Ganjar bergerak tanpa arahan sang ketum.

"Tugasnya adalah menjadi gubernur. Kalau sudah selesai gubernur, kemudian dia lapor kepada Ibu Ketua Umum. 'Ibu Ketua Umum boleh nggak saya nyalon presiden? Menjadi calon presiden? Kalau Bu Ketum mengatakan, 'silakan Njar', maka tentu kasih kode saya dong. 'Ganjar itu mau nyalon presiden'," ujarnya.

"Saya tanyakan kepada yang dekat sama Ibu, 'ini sudah dapat izin belum?' 'Ya belum, nggak ada izin itu'. 'Dia sudah minta izin Ibu belum?' 'Belumlah'. Lha belum og. Nek belum kan menyusahkan saya," imbuh Bambang.

Karena itu, Bambang pun mengingatkan Ganjar akan tugasnya sebagai gubernur yang belum berakhir. Dia juga mengingatkan Ganjar agar tak berjalan tanpa perintah Ketum PDIP.

"Tugasnya kan berakhir 2023. Kalau Ganjar ingin menjadi capres harus mendapat izin dari Ibu Ketua Umum. Karena kewenangan kan ada di Ibu Ketua Umum. Kalau ini belum dapat izin tapi running duluan, ini namanya mblandang. Ini nanti menyusahkan saya," ungkap dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Metropolitan, Voli
wwwwww