Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Bulutangkis Spain Masters 2021:

Pramudya/Yeremia Sumbang Gelar Ketiga

Pramudya/Yeremia Sumbang Gelar Ketiga
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. (fOTO: PP PBSI)
Minggu, 23 Mei 2021 21:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - All Indonesian Final sektor ganda putra di ajang Turnamen bulutangkis Spain Masters 2021 akhirnya dimenangkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Pramudya/Yeremia yang bersua Moh Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama, akhirnya menang dengan skor 21-15, 18-21, 21-14.

Pertandingan yang digelar di Palacio de Deportes Carolina Marín, Kota Huelva, Minggu (23/5) ini berjalan seru. Kualitas kedua pasangan yang tidak jauh berbeda membuat laga sangat nyaman untuk dinikmati.

"Pertandingan berlangsung ramai, sampai tiga gim. Kami semua saling mengeluarkan kemampuan terbaik. Hari ini kami merasa lebih siap saja dari mereka," kata Pramudya usai pertandingan.

"Kami sudah sama-sama tahu kelebihan dan kelemahan masing-masing jadi tadi mainnya seru. Di gim pertama kami mengendalikan permainan karena terus menginisiatif serangan. Itu juga kunci kemenangan kami di gim ketiga. Sementara di gim kedua mereka mengubah pola jadi kaminya kebanting-banting," tambah Yeremia.

Kemenangan ini punya arti sangat penting bagi keduanya. Bagi Yeremia ini adalah kado terindah untuk sang ayah, Timmy Rambitan, yang berulang tahun 20 Mei kemarin, sedangkan untuk Pramudya ini menasbihkan dirinya tidak "stuck" di dunia yang membesarkan namanya itu.

"Puji Tuhan saya bisa mewujudkan mimpi memberikan gelar juara untuk kado ulang tahun Papa. Ini juga berkat dari latihan tambahan-tambahan saya dengan Pram sebelum berangkat," ucap Yeremia.

"Kemenangan ini sangat berarti buat saya. Saya sempat berpikir kalau saya sudah stuck karena belum mempunyai gelar juara semasa naik ke level senior. Tapi ternyata bukan stuck tapi berproses. Saya berharap, bersama Yere ke depan kami bisa lebih baik dan lebih banyak menyumbang gelar juara," ujar Pramudya.

Indonesia pastikan memborong empat gelar juara dari turnamen level super 300 berhadiah total 140 ribu dolar AS ini. Selain Pramudya/Yeremia, gelar juara juga disumbang Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani (ganda putri), dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran). ***

wwwwww