Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

West Bandits Tak Mampu Tahan Beban Mental

West Bandits Tak Mampu Tahan Beban Mental
Senin, 24 Mei 2021 08:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pendatang baru West Bandits Solo sempat unggul pada awal kuarter, namun tak mampu menahan beban mental sehingga harus menyerah pada Prawira Bandung 68-85 pada laga pertama play off IBL Pertamax 2021 di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu 23 Mei 2021.

“Keunggulan diawal tak berarti, sebab kemudian anak-anak tidak menjaga konsistensi bermain. Mereka seperti menanggung beban mental. Kesalahan-kesalahan kami dimanfaatkan lawan dan menjadi angka buat mereka,” kata pelatih West Bandits, Raoul Miguel Hadinoto dalam wawancara secara virtual sesuai pertandingan.

Hal senada diungkap oleh kapten tim West Bandits, Widyanta Putra Teja. “Mental mistake. Beban mental membuat kami banyak melakukan kesalahan dan menjadi angka buat lawan,” kata Widyanta.

Ebos, sapaan Raoul, akan berusaha keras mengangkat mental pasukannya menghadapi laga kedua, Senin 24 Mei. “Tak ada pilihan lain bagi kami. Anak-anak sudah harus siap dari awal dan memenangkan pertandingan,” ujarnya.

“Bagi kami pertandingan besok layaknya final. Do or die. Teman-teman juga sudah tahu dan sadar harus berjuang keras jika masih ingin terus bertahan,”  tegas Widyanta.

Tak ada pilihan bagi West Bandits pada laga kedua, menang atau pulang!. ***

wwwwww