Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Sri Mulyani: Saat Ini Keuangan Islam Tumbuh Paling Cepat

Sri Mulyani: Saat Ini Keuangan Islam Tumbuh Paling Cepat
Menteri Keuangan, Sri Mulyani.(Foto: Istimewa)
Kamis, 03 Juni 2021 00:00 WIB
JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan keuangan Islam menjadi pasar utama dalam ekosistem keuangan global serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial dunia. Hal ini tercermin dari aset keuangan Islam meningkat tiga kali lipat selama pascakrisis keuangan global.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan aset keuangan Islam sekitar dua triliun dolar AS dalam aset perbankan dan sekitar 400 miliar dolar AS dalam aset pasar modal.

"Tren positif ini diprediksi akan terus tumbuh sekitar tiga triliun dolar AS pada 2024. Saat ini, keuangan Islam telah menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dari industri keuangan global dan terus berkembang," ujarnya saat menyampaikan keynote speech secara daring pada Brunei Darussalam Islamic Capital Market Conference (BICAM) 2021 dengan topik "Stimulating the Development of Islamic Capital Market Sector: A Story from Indonesia," Rabu (2/6).

Menurutnya, industri keuangan Islam tidak hanya menarik negara-negara Muslim tetapi juga telah mendapatkan perhatian dari negara-negara non-Muslim. Saat ini keuangan Islam telah berkembang dan menjadi penting secara sistemik di beberapa negara.

Praktik keuangan Islam telah menarik banyak sektor. Hal ini didorong oleh fitur kompetitifnya yang menggunakan konsep re-sharing, serta menyebarkan keuangan ke ekonomi riil dan memfasilitasi redistribusi kekayaan dan peluang.

"Dalam perjalanan perkembangan keuangan Islam, Indonesia sangat bangga menjadi salah satu pemimpin utama dalam menerapkan inisiatif utama untuk mengembangkan sektor ini lebih jauh. Secara global maupun internasional, Indonesia telah memantapkan dirinya sebagai salah satu penerbit sukuk global terbesar dan penerbit sukuk hijau yang pertama," ujarnya.

Kendati demikian, Sri Mulyani mengakui keuangan Islam merupakan industri yang relatif kecil dengan adopsi dan kecanggihan terbatas pada satu dekade lalu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Voli, Ekonomi, Olympic
wwwwww