Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Gubernur Jatim Harap Inpres Nomor 3 Tahun 2019 Majukan Sepakbola Nasional

Gubernur Jatim Harap Inpres Nomor 3 Tahun 2019 Majukan Sepakbola Nasional
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Kemenpora.go.id)
Sabtu, 05 Juni 2021 13:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur merasa terhormat kota Surabaya ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai tempat pertama  sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Makanya,  Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. 

“Terimakasih untuk seluruh atensi, sport dan seluruh perhatian kepada Pemprov Jawa Timur. Mudah-mudahan Inpres nomor 3 tahun 2019 ini akan menjadi bagian dari penguatan bagaimana dunia persepakbolaan di Jawa timur dan tentu menjadi bagian dari dunia sepakbola di tingkat nasional, untuk terus berlaga dan terus akan bisa mengibarkan merah putih di dunia,” kata Khofifah pada acara sosialisasi Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (4/5/2021) malam.

Khofifah berharap, ke depan sepakbola didorong ke arah sport tourism, sport industry dan sport science. “Ketiganya ini mudah-mudahan menjadi satu kesatuan ketika Inpres no 3 tahun 2019 disahkan. Sport science adalah kebutuhan, bola menjadi penting untuk bisa pastikan bahwa setiap ada sepakbola maka ada sport industri di dalamnya dan setiap ada sepakbola, ada sport tourism di dalamnya,” harapnya.

Sementara itu, Menpora Amali mengungkap alasan dipilih kota Surabaya, Jawa Timur sebagai tempat pertama dilakukan sosialisasi Inpres no 3 tahun 2019. Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendorong kemajuan sepakbola di Jawa Timur, karena saat ini hanya Jawa Timur yang memiliki klub terbanyak yang berlaga di Liga 1 yakni sebanyak lima klub. 

“Jawa Barat yang luar biasa semangat sepakbolanya saja, itu hanya punya satu klub, Persib. Jakarta yang ibu kota itu hanya punya satu Persija,” pungkasnya.

Selain itu, Jawa Timur juga mengutus lima pemain dalam tim nasional sepakbola 2021. Dengan demikian, Jawa Timur harus terus didorong untuk memajukan olahraga khususnya sepakbola.

“Sekarang program kita mulai dari sini. Jadi kalau sampai tidak maju sepakbolanya, berarti bukan karena tidak punya talenta, bukan tidak punya atlet, atau bakat tidak ada tetapi manajemennya yang harus review,” pungkasnya. ***

wwwwww