Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  PON

Tren Kekerasan Seksual Online Terus Meningkat

Tren Kekerasan Seksual Online Terus Meningkat
Tagar terkait seksualitas di deretan tagar populer Twitter pada Sabtu (5/6/2021) pukul 14.02 WIB. (gambar: tangkapan layar)
Sabtu, 05 Juni 2021 14:07 WIB
JAKARTA - Komnas (Komisi Nasional) Perempuan dan Safenet mendata, kasus kekerasan seksual online terus meningkat. Tren peningkatan kian mengkhawatirkan karena tak adanya keberpihakan penegak hukum pada korban, menurut laporan Majalah Tempo.

"Jumlah kasus kekerasan seksual online tahun ini meningkat lebih dari empat kali lipat dari 2019," kutipan berita Tempo tersebut yang dibaca GoNEWS.co, Sabtu (5/6/2021).

Sasaran kekerasan seksual online ini tidak hanya mereka yang berusia dewasa, tapi juga menyasar para remaja. Berkelindan, kejahatan kekerasan seksual juga terjadi dalam bentuk pemerasan seksual; Pelaku diam-diam merekam gambar adegan syur dengan korban lalu menjual video tersebut di Internet dan meraup duit tak sedikit.

"Seorang pelaku mengaku mendapatkan Rp150 juta per bulan dari video pemerasan seksual," kutipan data Tempo.

Kejahatan kekerasan seksual online terjadi tak hanya di Indonesia. Seorang bekas model menuturkan kisah pilu, Ia hampir menjadi korban industri pornografi berkedok pemotretan bikini di Singapura.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, PON
wwwwww