Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
16 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
15 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Hasil Survei: Partai Ummat Amien Rais Kalah Populer dari Gelora

Hasil Survei: Partai Ummat Amien Rais Kalah Populer dari Gelora
Amien Rais saat deklarasi Partai Ummat. (Foto: Istimewa)
Senin, 07 Juni 2021 00:00 WIB
JAKARTA - Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR, Amien Rais kalah populer dari Partai Gelora yang didirikan sejumlah mantan elite PKS. Hal itu diketahui dari survei terbaru Parameter Politik Indonesia.

Survei tersebut mencatat popularitas Partai Gelora mencapai 28,7 persen. Sementara popularitas Partai Ummat berada di angka 21,7 persen.

"Di antara tiga partai baru yang cukup eksis belakangan ini, Partai Gelora menjadi yang paling populer, disusul partai Ummat dan Masyumi Reborn (14,2 persen)," dikutip dari dokumen hasil survei Parameter Politik Indonesia yang dirilis Sabtu (5/6/2021).

Survei itu mengungkap bahwa masyarakat sebenarnya tidak terlalu antusias dengan partai baru. Sebanyak 40,1 persen responden merasa partai baru tidak terlalu penting. Hanya 26,7 persen yang menganggap kehadiran partai baru penting.

Kecenderungan itu berkaitan dengan antusiasme masyarakat mendukung partai baru. Jumlah responden yang ingin mendukung partai-partai itu hanya berkisar di angka belasan persen.

"Partai Gelora mendapat 11,9 persen dukungan, Partai Ummat 7,8 persen, dan Partai Masyumi Reborn 3,3 persen dukungan," dikutip dari hasil survei itu.

Survei tersebut dilakukan pada 23-28 Mei 2021. Parameter Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan proporsional dari 6.000 nomor telepon. Penelitian dilakukan dengan margin of error ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Badminton, Metropolitan, Voli, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww