Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kata DPP PDIP soal Rekaman 'Puan Calon Wapres'

Kata DPP PDIP soal Rekaman Puan Calon Wapres
Politisi PDIP Puan Maharani (tengah) dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPR RI saat jumpa pers di Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020) silam. (foto: dok. ist./dpr ri)
Senin, 07 Juni 2021 14:33 WIB
JAKARTA - Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto angkat bicara mengenai rekaman suara kader PDIP yang menyinggung soal Capres-Cawapres 2024 dimana Puan setidaknya harus menjadi Cawapres pada Pemilu Presiden pasca 2 periode Jokowi mendatang.

Tribunnews melansir, Hasto menegaskan bahwa seharusnya pernyataan-pernyataan kader PDIP dalam rekaman tersebut adalah hal rahasia.

"Itu Pak Bambang Pacul bukan dengan Ibu Mega. Pak Bambang Pacul sedang di Jawa Tengah kemudian berbicara dengan wartawan yang seharusnya off the record tetapi malah ada yang bocorkan," kata Hasto sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Senin (7/6/2021).

Soal strategi Pilpres 2024 seperti yang disampaikan Bambang Pacul dalam rekaman, Hasto mengatakan calon presiden dan wakil presiden yang diusung nanti mengemban tugas yang penting secara ideologis sehingga harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

Oleh karena itu, konsolidasi partai diperlukan sehingga ketika Megawati mengambil keputusan siapa calon presiden dan wakil presiden yang diusung, jajaran partai langsung bergerak.

"Strategi kita, namanya calon presiden dan wakil presiden ini kan mengemban tugas yang sangat penting secara ideologis. Nah, dengan demikian dipersiapkan dengan sebaik-baiknya melakukan konsolidasi, sehingga ketika Ibu Megawati Soekarnoputri dengan hak prerogratif mengambil keputusan, seluruh jajaran partai langsung bergerak termasuk untuk relawan," kata Hasto.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww