Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Junas: Mengembalikan Kepercayaan Diri Bolabasket Indonesia

Junas: Mengembalikan Kepercayaan Diri Bolabasket Indonesia
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsjah .
Selasa, 08 Juni 2021 01:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Direktur Utama Indonesia Basketball League (IBL), Junas Miradiarsjah merasa lega bisa menyelelesaikan Kompetisi IBL 2021 di tengah pandemi Covid-19. Kesuksesan ini tidak terlepas dari kerja sama dan disiplin pada protokol kesehatan. 

“Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan kompetisi sesuai target. Kuncinya adalah kerjasama dan disiplin pada protokol Kesehatan,” kata Junas seusai laga final IBL Pertamax 2021 antara Pelita Jaya Bakrie melawan Satria Muda Pertamina di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu 6 Juni 2021.

Gelar juara akhirnya direbut oleh Satria Muda. “Musim ini kami nilai sebagai awal untuk menuju lebih baik lagi pada musim-musim berikutnya,” tutur Junas. “Yang pasti sukses IBL menumbuhkan kepercayaan diri bola basket Indonesia. Terbukti animo penonton luar biasa, bahkan meningkat hingga empat atau lima kali lipat,” katanya.

Laga final berformat best of three bahkan menciptakan rekor viewer selama ini. “Saat gim final ditonton 71 ribu orang lewat saluran youtube IBL TV. Ini sebuah rekor baru,” ujarnya. Sampai tulisan ini dibuat sudah lebih dari 480 ribu orang menjadi viewer laga final IBL 2021.

Secara tidak langsung, IBL juga membantu upaya pemerintah membangun optimisme masyarakat untuk terus bergerak dan berkarya tanpa meninggalkan protokol Kesehatan. “Kita bisa membuktikan bisa mengalahkan Covid 19 dengan car akita, yakni bekerjasama dalam berdisiplin terhadap protokol Kesehatan dalam setiap kegiatan,” tegasnya.

Junas mengaku tidak sepenuhnya puas. “Di awal-awal kompetisi masih ada yang terpapar Covid-19, namun sekali lagi kita membuktikan bahwa dengan kerjasama, saling jaga dan disiplin penuh pada protokol Kesehatan, akhirnya kita bisa terbebas dari Covid-19 hingga menyelesaikan kompetisi,” pungkasnya. ***

wwwwww