Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Terobos Lampu Merah, Mobil Polisi Ini Tabrak Pengendara Motor hingga Terpental

Terobos Lampu Merah, Mobil Polisi Ini Tabrak Pengendara Motor hingga Terpental
Mobil Polisi terobos lampu merah di Surabaya. (Foto: Istimewa)
Selasa, 08 Juni 2021 00:26 WIB
SURABAYA - Mobil polisi 18-X menabrak pengendara motor di perempatan jembatan BAT Surabaya, Senin (7/6/2021). Akibat tabrakan ini, pengendara motor terpental dan terluka di bagian kaki dan kepala.

Kerasnya benturan juga menyebabkan motor maupun mobil polisi rusak parah. Kecelakaan ditangani Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Akibat peristiwa tersebut, lalu lintas Jalan Raya Ngagel Surabaya sempat terganggu.

Menurut sejumlah saksi, tabrakan terjadi setelah mobil polisi jenis sedan melaju kencang dari arah selatan dan menerobos lampu merah. Sementara dari arah barat muluncur kendaraan milik korban.

"Tabrakannya keras sekali, sampai pengendara motor terpental tiga kali. Untunya terlindungi sama motornya sendiri," kata salah seorang saksi, Agung Mega Nanda.

Agung mengatakan, mobil polisi 18-X awalnya berada dalam iring-iringan mobil polisi lainnya. Namun, mendekati perempatan, mobil yang dikendarai Brigadir Charles tersebut tertinggal jauh dengan rombongan. Sementara lampu sudah menyala merah.

Bukannya mengurangi kecepatan, mobil justru menambah kecepatan sehingga menabrak motor dari arah samping. "Mobil memang sudah menyalakan sirine. Tapi waktu itu, lampu sudah merah," katanya.

Pengendara motor Rizkita mengaku tidak tahu bahwa ada suara sirine dari mobil polisi tersebut. Karena itu dia melaju begitu mengetahui lampu hijau. "Pas hijau saya jalan, tiba-tiba dari selatan ada mobil sedan melaju kencang dan langsung nabrak," katanya sambil mengeluh sakit.

Sementara itu, pengemudi mobil polisi Brigadir Carles mengaku sudah membunyikan sirine dan rotator saat melintas di perempatan. "Pengendara lain berhenti. Namun satu motor melaju hingga tertabrak," katanya.

Carles juga mengaku sengaja melaju kencang karena ketinggalan dengan mobil rombongan. Pascakejadian dia juga langsung menepi dan membantu menolong korban. Bukan berusa melarikan diri seperti ramai dibicarakan warga.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Timur, Olympic
wwwwww