Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
Politik
20 jam yang lalu
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
2
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
Hukum
16 jam yang lalu
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
3
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
Peristiwa
23 jam yang lalu
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
4
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
Politik
21 jam yang lalu
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
5
Toyota Resmi Jual Raize 1.200 cc, Harga Mulai Rp 202 Jutaan
Ekonomi
13 jam yang lalu
Toyota Resmi Jual Raize 1.200 cc, Harga Mulai Rp 202 Jutaan
6
Berpikirlah Seperti Orang Minang
Politik
22 jam yang lalu
Berpikirlah Seperti Orang Minang
Home  /  Berita  /  Olahraga

Kepincut Wushu, Yanti Airlangga: Sayang Usia Saya Dua Kali Lipat

Kepincut Wushu, Yanti Airlangga: Sayang Usia Saya Dua Kali Lipat
Ketua Dewan Pembina Pengprov WI DKI Jakarta, Yanti Airlangga (dua dari kanan) dan Wakilnya, Gita Ratna.
Kamis, 10 Juni 2021 15:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ternyata diam-diam Ketua Dewan Pembina Pengprov WI DKI Jakarta, Yanti Airlangga kepincut wushu. Perasaan itu disampaikan istri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pemusatan latihan daerah (pelatda) wushu DKI Jakarta untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 di Sasana Rajawali Sakti Mall Pluit Village Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021)

"Luar biasa gerakan yang tampilkan atlet pelatda wushu DKI Jakarta yang dipersiapkan untuk PON Papua 2021. Saya sangat senang melihat keindahan gerakan yang mereka tampilkan. Sayangnya, usia saya sudah dua kali lipat," kata Yanti Airlangga yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina, Gita Ratna dan Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro serta Sekjen Herman Wijaya. 

Olahraga wushu, kata Yanti Airlangga, bukan hanya cocok bagin kaum. Namun, wushu memiliki gerakan bukan hanya sekadar gerakan beladiri tetapi mengandung filosofi. 

"Atlet wushu wanitanya tetap terlihat feminin namun sesungguhnya mereka mempunyai jiwa yang sangat tangguh jiwa. Powernya yang luar biasa bisa di cover dengan kepemimpinannya yang luar biasa juga. Jadi, wushu itu tidak hanya sekadar gerakan seni bela diri saja namun mempunyai karakter tersendiri dimana  karakter sangat kuat. Gerakannya memgandung filosifi hidup," ungkapnya. 

Suasana kunjungan itu terlihat semakin hidup tatkala Yanti Airlangga melontarkan penolakannya dipanggil ibu oleh atlet pelatda DKI Jakarta. "Tolong jangan panggil saya ibu tapi cukup panggil saja sister. Panggilan itu lebih familiar dalam dunia olahraga," candanya. 

Dalam kunjungan itu, Yanti Airlangga memberikan motivasi bagi atlet DKI Jakarta untuk bisa meraih prestasi puncak pada PON Papua 2021."Pengprov DKI Jakarta itu kan sudah melahirkan juara dunia sepetti Edgar Xavier Marvello. Jadi, saya berharap Tim Wushu DKI Jakarta bisa meraih gelar juara di PON nanti," pintanya. 

Bersama Tim Pelatda Wushu DKI Jakarta. 

"Saya mengucapkan terimakasih kepada bu Yanti Airlangga selaku Ketua Dewan Pembina yang telah melakukan kunjungan dan memberikan motivasi kepada atlet pelatda wushu DKI Jakarta yang dipersiapkan untuk PON Papua 2021," kata Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro. 

Menurut Gunawan Tjokro, perhatian Yanti Airlangga terhadap wushu tidak jauh berbeda dengan Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto. "Motivasi yang diberikan bu Yanti Airlangga ini mengingatkan saya dengan kebiasaan pak Airlangga yang selalu melakukannya saat melepas atlet wushu Indonesia untuk mengikuti single dan multi event internasional," ungkapnya. ***


wwwwww