Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kepincut Wushu, Yanti Airlangga: Sayang Usia Saya Dua Kali Lipat

Kepincut Wushu, Yanti Airlangga: Sayang Usia Saya Dua Kali Lipat
Ketua Dewan Pembina Pengprov WI DKI Jakarta, Yanti Airlangga (dua dari kanan) dan Wakilnya, Gita Ratna.
Kamis, 10 Juni 2021 15:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ternyata diam-diam Ketua Dewan Pembina Pengprov WI DKI Jakarta, Yanti Airlangga kepincut wushu. Perasaan itu disampaikan istri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pemusatan latihan daerah (pelatda) wushu DKI Jakarta untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 di Sasana Rajawali Sakti Mall Pluit Village Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021)

"Luar biasa gerakan yang tampilkan atlet pelatda wushu DKI Jakarta yang dipersiapkan untuk PON Papua 2021. Saya sangat senang melihat keindahan gerakan yang mereka tampilkan. Sayangnya, usia saya sudah dua kali lipat," kata Yanti Airlangga yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina, Gita Ratna dan Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro serta Sekjen Herman Wijaya. 

Olahraga wushu, kata Yanti Airlangga, bukan hanya cocok bagin kaum. Namun, wushu memiliki gerakan bukan hanya sekadar gerakan beladiri tetapi mengandung filosofi. 

"Atlet wushu wanitanya tetap terlihat feminin namun sesungguhnya mereka mempunyai jiwa yang sangat tangguh jiwa. Powernya yang luar biasa bisa di cover dengan kepemimpinannya yang luar biasa juga. Jadi, wushu itu tidak hanya sekadar gerakan seni bela diri saja namun mempunyai karakter tersendiri dimana  karakter sangat kuat. Gerakannya memgandung filosifi hidup," ungkapnya. 

Suasana kunjungan itu terlihat semakin hidup tatkala Yanti Airlangga melontarkan penolakannya dipanggil ibu oleh atlet pelatda DKI Jakarta. "Tolong jangan panggil saya ibu tapi cukup panggil saja sister. Panggilan itu lebih familiar dalam dunia olahraga," candanya. 

Dalam kunjungan itu, Yanti Airlangga memberikan motivasi bagi atlet DKI Jakarta untuk bisa meraih prestasi puncak pada PON Papua 2021."Pengprov DKI Jakarta itu kan sudah melahirkan juara dunia sepetti Edgar Xavier Marvello. Jadi, saya berharap Tim Wushu DKI Jakarta bisa meraih gelar juara di PON nanti," pintanya. 

Bersama Tim Pelatda Wushu DKI Jakarta. 

"Saya mengucapkan terimakasih kepada bu Yanti Airlangga selaku Ketua Dewan Pembina yang telah melakukan kunjungan dan memberikan motivasi kepada atlet pelatda wushu DKI Jakarta yang dipersiapkan untuk PON Papua 2021," kata Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro. 

Menurut Gunawan Tjokro, perhatian Yanti Airlangga terhadap wushu tidak jauh berbeda dengan Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto. "Motivasi yang diberikan bu Yanti Airlangga ini mengingatkan saya dengan kebiasaan pak Airlangga yang selalu melakukannya saat melepas atlet wushu Indonesia untuk mengikuti single dan multi event internasional," ungkapnya. ***


wwwwww