Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
Politik
19 jam yang lalu
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
2
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
Hukum
15 jam yang lalu
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
3
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
4
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
Politik
20 jam yang lalu
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
5
Presiden Targetkan Bogor Capai Kekebalan Komunal Agustus 2021
Kesehatan
23 jam yang lalu
Presiden Targetkan Bogor Capai Kekebalan Komunal Agustus 2021
6
Berpikirlah Seperti Orang Minang
Politik
21 jam yang lalu
Berpikirlah Seperti Orang Minang
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Aktivitas Orang di Pelabuhan Tinggi, Jokowi Targetkan 4000 Orang Divaksin dalam Sepekan

Aktivitas Orang di Pelabuhan Tinggi, Jokowi Targetkan 4000 Orang Divaksin dalam Sepekan
Presiden Jokowi saat menyapa calon penerima vaksin Covid-19 di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat (11/6/2021). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Jum'at, 11 Juni 2021 13:23 WIB
JAKARTA - Pemerintah menargetkan sebanyak 4000 orang di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dapat menerima suntikan vaksin Covid-19 dalam sepekan.

Tingginya aktivitas orang di Pelabuhan yang berada di Jawa Tengah itu, menjadi alasan pemerintah untuk mempercepat vaksinasi di sana.

"Oleh sebab itu siang hari ini kita melakukan vaksinasi kepada 1000 orang, yang kita targetkan 4000 orang divaksin dalam kurun waktu satu pekan ini," kata Jokowi usai meninjau langsung vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat (11/7/2021).

Tampak mendampingi presiden di lokasi, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Tengah, Kesehatan, Pemerintahan
wwwwww