Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  PON

GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan

GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PAN, Guspardi Gaus. (foto: dok. ist./jawapos)
Senin, 14 Juni 2021 10:19 WIB
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Guspardi Gaus alias GG, menyebut bahwa wacana pemerintah memajaki barang-barang kebutuhan pokok (sembako) dan jasa pendidikan merupakan wacana irasional yang harus dihentikan.

Kata Guspardi, daya beli masyarakat saat ini sudah turun drastis lantaran terbebani pandemi Covid-19, pengangguran bertambah dan jurang kemiskinan makin menganga. "Dengan tidak kena pajak saja masyarakat sudah kewalahan memenuhi kebutuhannya, apalagi kalo dikenai pajak tentu akan membuat masyarakat bertambah susah,".

"Di samping itu, wacana ini juga kontraproduktif  dengan upaya pemulihan ekonomi yang tengah di lakukan pemerintah. Alih-alih meningkatkan perolehan pajak, justru menyebabkan pemulihan ekonomi akan semakin melambat," kata Guspardi dalam pernyataan tertulis yang dikutip GoNEWS.co, Senin (14/6/2021).

Ketimbang memajaki bahan pokok dan jasa pendidikan yang berdampak langsung pada masyarakat bawah, GG mendorong pemerintah menaikkan pajak untuk orang kaya, mengejar pengemplang pajak kelas kakap, dan menggali potensi pajak serta sumber penerimaan pajak lainnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, PON
wwwwww