Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Puskesmas Tolak Pasien, Bupati Solok Emosi: Otak Kalian Uang Saja

Puskesmas Tolak Pasien, Bupati Solok Emosi: Otak Kalian Uang Saja
Bupati Solok, Sumatera Barat Epyardi Asda emosi ke petugas Puskesmas Tanjung Bingkuang. (Foto: Istimewa)
Selasa, 15 Juni 2021 22:12 WIB
SOLOK - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Solok, Sumatera Barat Epyardi Asda emosi ke petugas Puskesmas Tanjung Bingkuang lantaran menolak pasien kritis akibat kecelakaan viral di media sosial.

Video Bupati Solok emosi ke petugas puskesmas lantaran menolak pasien tersebut viral usai diunggah pengguna Twitter Namaku_Mei, seperti dilihat pada Selasa 15 Juni 2021.

Dalam narasi unggahannya, netizen itu membeberkan kronologi kemarahan Bupati Solok terhadap petugas puskesmas itu.

Menurutnya, puskesmas tersebut menolak menangani pasien kritis akibat kecelakaan lantaran pelayanan puskesmas itu hanya dibuka sampai jam 5 sore. "Bupati Solok Ngamok, Pasien kritis karena kecelakaan di tolak ugd Puskesmas Tanjung bingkuang Pelayanan di buka sampai jam 5 sore," cuit netizen Namaku_Mei.

Ia juga membeberkan bahwa para tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas itu membuat pernyataan bersama yang isinya menolak bekerja di atas jam 5 sore.

"Nakes membuat pernyataan menolak kerja di atas jam 5 jadi nyawa pasien tak lebih berharga dari sekedar pengabdian diri ke masyarakat," tuturnya.

Dilihat dari video tersebut, tampak Bupati Solok Epyardi Asda memarahi sejumlah petugas puskesmas tersebut.

Kemarahannya itu dipicu lantaran puskesmas itu hanya membuka pelayanan sampai jam 5 sore dan enggan menangani pasien kritis yang datang lewat dari jam tersebut. "Jadi kalau masyarakat sini jam 6 (datang ke puskesmas) kalau mau mati, mati sajalah gitu?,” teriak Epyardi Asda.

Selain itu, Bupati Solok juga emosi dengan adanya surat pernyataan dari para petugas puskesmas tersebut yang menolak bekerja di atas jam 5 sore. "Kenapa surat ini yang kamu pakai? Surat apa ini! Otak kalian uang uang saja! Kalian itu abdi masyarakat, kalau mau cari uang jadi pedagang pengusaha," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Sumatera Barat, Voli, Olympic
wwwwww