Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Simulasi Olimpiade Tokyo 2020:

Pesona Reza/Rian yang Menjadi Pasangan Dadakan

Pesona Reza/Rian yang Menjadi Pasangan Dadakan
Mohammad Reza Pahlevi Isfahani/Muhammad Rian Ardianto . (Dok: PP PBSI)
Kamis, 17 Juni 2021 01:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Mohammad Reza Pahlevi Isfahani/Muhammad Rian Ardianto tampil memesona usai mengalahkan seniornya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di laga bertajuk Simulasi Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Pelatnas Bulutangkis Cipayung Jakarta Timur, Rabu (16/6/2021) malam. Pasangan dadakan itu sukses menang rubber game, 21-23, 21-13, 21-16.

Sejatinya,  Ahsan/Hendra dalam pertandingan simulasi ini akan bersua Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Namun Fajar tidak dalam kondisi siap bertanding. Jadi posisinya digantikan Moh Reza Pahlevi Isfahani. Reza sendiri bersama pasangannya, Sabar Karyaman Gutama baru saja menjadi runner up turnamen Spain Masters 2021 beberapa waktu yang lalu.

Reza/Rian memang tampil bagus di pertandingan itu. Permainan cepat diiringi smes-smes keras cukup merepotkan sang lawan.

"Alhamdulillah hari ini kita bisa melewati pertandingan dengan baik. Saya sama Reza kan sudah sering berpasangan di latihan. Jadi tidak terlalu sulit untuk menjadi klop," buka Rian kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Ya kita sudah sering latihan bareng. Jadi sudah tahu karakter bermain masing-masing," sambung Reza.

"Saya lihat Koh S (Hendra) dan Bang Ahsan hari ini belum maksimal. Mungkin kondisinya menurun karena sudah dua minggu ini latihannya berat. Tapi kita juga sulit mengalahkan mereka tadi, tidak mudah," kata Rian saat ditanya mengenai performa lawannya.

Sementara itu, Reza mengaku sangat senang bisa ditunjuk menggantikan posisi Fajar untuk bermain di simulasi untuk menghadapi pesta olahraga paling akbar di Tokyo tersebut.

"Saya senang bisa dipilih pelatih untuk turun bermain karena semua teman-teman memang mau main juga. Jadi saya hari ini mencoba bermain maksimal. Alhamdulillah saya puas dengan hasilnya," ungkap Reza.

Dalam kesempatan yang sama, secara khusus Rian pun memuji partner dadakannya itu. "Reza itu pemain bagus. Defendnya kuat, smesnya keras. Dan termasuk pemain serba bisa karena depannya juga bagus. Pesan saya mungkin harus lebih sabar saja, bila dapat bola enak jangan mudah mati sendiri," tutur Rian.

"Dan untuk saya pribadi, evaluasi dari permainan tadi itu dibanding pertandingan terakhir di Thailand lalu, saya sudah mulai menemukan lagi pola permainan saya. Belum maksimal memang, tapi pelan-pelan sudah membaik. Ke depan saya ingin kembalikan feel pertandingannya sih jadi normal lagi," tutur Rian lagi. ***

wwwwww