Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Kriminal

Legislator PPP Minta Pemerintah Serius Percepat Vaksinasi

Legislator PPP Minta Pemerintah Serius Percepat Vaksinasi
Anggota Komisi IX Fraksi PPP DPR RI, Anas Tahir dalam suatu kesempatan rapat Februari 2021. (foto: dok./dpr ri)
Senin, 21 Juni 2021 13:48 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX Fraksi PPP DPR RI, Anas Tahir, meminta pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Tanah Air.

Anas mencatat, baru 12 jutaan orang yang sudah menerima 2 dosis vaksin per Senin (21/6/2021). Diketahui, vaksinasi Covid-19 mentarget sekira 181 juta orang di Indonesia hingga akhir tahun 2021.

"Lakukan percepatan. Distribusikan stok vaksin yang sudah tiba sesegera mungkin ke seluruh daerah dengan sebaran yang proporsional," kata Anas kepada GoNEWS.co, Senin.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia telah menerima vaksin total sebanyak 104.728.400 dosis dengan rincian; Vaksin CoronaVac dari Sinovac sebanyak 94.500.000 dosis, vaksin AstraZeneca sebanyak 8.228.400 dosis, dan vaksin Sinopharm sebanyak 2.000.000 dosis.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Kriminal, Nasional
wwwwww