Kemendagri Dorong Sumenep Tingkatkan Prestasi Inovasi
![]() |
| Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni dalam suatu kesempatan. (foto: ist./puspen kemendagri) |
"Diharapkan saat pengukuran Indeks Inovasi Daerah nanti, setiap daerah melaporkan inovasi yang terbaik, tak terkecuali Kabupaten Sumenep," kata Agus dalam rilis Puspen Kemendagri yang dikutip GoNEWS.co, Rabu (23/6/2021).
Sebelumnya, kata Agus, Kabupaten Sumenep berhasil masuk ke dalam 10 besar daerah paling inovatif klaster kabupaten berdasarkan Indeks Inovasi Daerah tahun 2020 dan memperoleh penghargaan daerah paling inovatif dalam gelaran Innovative Government Award tahun 2020.
Dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Pemerintah Kabupaten Sumenep yang digelar secara virtual, Selasa (22/6/2021), Agus menyatakan, inovasi merupakan elemen tak terpisahkan dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah. Dengan inovasi, kata dia, berbagai kebijakan pemerintah daerah dapat dijalankan secara tepat sasaran. Selain itu, inovasi juga mampu mempercepat proses pemberian pelayanan kepada masyarakat.
Guna menghasilkan inovasi yang berkualitas, lanjut Fatoni, pemerintah daerah perlu mewajibkan setiap perangkat daerah untuk berinovasi agar tercipta ekosistem kompetisi antarperangkat daerah dalam berinovasi.
Di sisi lain, Fatoni menambahkan, setiap inovasi yang dihasilkan pemerintah daerah penting untuk dipublikasikan. Lantaran ikhtiar tersebut bisa menginspirasi pemerintah daerah lain untuk melakukan replikasi.
"Hal ini sejalan dengan Badan Litbang Kemendagri dalam menggagas aplikasi Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah), di mana berbagai inovasi di dalamnya dapat direplikasi untuk digunakan secara cuma-cuma," kata Agus
Selain itu, lanjut Agus, Kemendagri mengimbau agar para pejabat struktural maupun fungsional di daerah dibekali pemahaman metode berinovasi di lingkungan kerja sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Pemerintah daerah, juga perlu melakukan kolaborasi dengan lembaga think tank.
"Sinergi ini akan membantu Pemda melahirkan terobosan kebijakan, sekaligus menjadi klinik inovasi yang dapat mendorong munculnya inovasi," terang Agus.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Voli, Nasional, DKI Jakarta |













