Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jokowi Didorong Reshuffle Menteri yang Sibuk Citrakan Diri untuk 2024

Jokowi Didorong Reshuffle Menteri yang Sibuk Citrakan Diri untuk 2024
Dir. Eksekutif Sulindo, Wempy Hadir (kanan bawah) dalam suatu webinar membahasa isu presiden 3 periode. (gambar: tangkapan layar)
Sabtu, 26 Juni 2021 13:12 WIB
JAKARTA - Peneliti politik, Wempy Hadir, meminta Presiden Jokowi untuk memanggil menteri yang sibuk mencitrakan diri untuk 2024. Itu, jika presiden betul-betul tak punya kepentingan di Pilpres 2024 termasuk soal dorongan 3 periode.

Dalam sebuah pernyataan, Wempy mengatakan, "Tegas kami harapkan presiden untuk melakukan teguran, bahkan juga pada titik reshuffle,".

Toh, menurut pria yang menjabat Direktur Eksekutif Sulindo (Survey Link Indonesia) itu, menteri-menteri yang sibuk menggalang dukungan untuk 2024 tak bisa cukup membantu presiden dalam menanggulangi pandemi.

Sejauh ini, Wempy belum menyebut siapa saja menteri yang Ia maksud.

"Tak etis menyebut nama," kata Wempy kepada GoNEWS.co, Sabtu (26/6/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Nasional, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww